Namun, Buya Yahya menekankan, pembakaran Al Quran tersebut dengan tujuan untuk memuliakan kalimat-kalimat Allah SWT. Hal tersebut pernah terjadi di zaman sahabat Utsman bin Affan dengan niat memuliakan.
Menurutnya, bagi siapapun yang Allah Ta'ala beri hidayah maka itulah tanda bahwa hatinya lapang dengan Islam. Sebab, Islam juga dapat dimaknai dengan kebaikan-kebaikan apa yang diketahui.
Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof. Dr. Gunarto, mengukuhkan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya) menjadi Guru Besar atau Profesor kehormatan Unissula. Penganugerahan itu dilakukan di Kampus Unissula Semarang pada Kamis (19/1/2023).
Baru-baru ini ramai perbincangan terkait temuan bayi hasil aborsi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus). Bayi yang ditemukan di tong sampah itu merupakan hasil hubungan gelap seorang ART bersama sang sang pacar. Lalu bagaimana hukum aborsi dalam Islam?
Pendakwah Buya Yahya mengatakan, jujur tak hanya berupa perkataan saja, namun juga tindakan. Dengan bersifat demikian, umat muslim akan terhindar dari berbagai macam keburukan.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan aib dalam rumah tangga. Hal ini mestinya tak perlu diumbar, tapi suami istri harus mencari solusi terbaik.
Hukum makan all you can eat atau bayar sekali untuk makan sepuasnya sebenarnya dibolehkan dalam Islam. Sebab ini sudah ada akad damai untuk transaksi tersebut.
Ajaran Islam memperbolehkan perempuan berkarier. Tapi di dalam pekerjaannya tidak boleh sampai melanggar syariat Islam, seperti kewajiban rumah tangga.
Sebagian masyarakat dari kalangan kaum muslimin masih percaya akan ritual pengusiran jin di dalam rumah. Padahal hunian tersebut tak ada gangguan apa-apa.