Pemuda 26 tahun yang akrab disapa Aji ini telah dua tahun menetap di Negeri Pelangi. Dalam rentang waktu tersebut, ia menemukan banyak pengalaman berharga, terutama saat menyambut Idulfitri jauh dari tanah air.
Udara musim semi di Kyoto terasa lembut pagi itu. Bunga sakura mulai bermekaran di sudut-sudut kota, menyambut datangnya Idulfitri bagi umat Muslim di Jepang. Para muslim Indonesia di sana merayakan Lebaran dengan cara mereka sendiri-sederhana, hangat, dan penuh kerinduan.
Muhammad Syafrudin, yang akrab disapa Aput, menghabiskan momen Lebaran dengan berkumpul bersama diaspora Indonesia lainnya di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pretoria.
Selalu ada cerita di balik Hari Raya, yang kerap punya cara sendiri untuk menghadirkan rasa haru. Mulai dari suara takbir yang menggema, aroma masakan khas Lebaran di dapur ataupun momen berkumpul bersama keluarga besar. Namun tentu beda cerita jika berlebaran di negri orang.
Menjalani ibadah Ramadhan dan merayakan Idulfitri di negeri minoritas Muslim tentu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Hal itulah yang dirasakan oleh Muhammad Fikri, mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh program doktoral di Tampere University, Finlandia.
Di Turki, Idulfitri dikenal dengan sebutan Ramazan Bayram? atau secara harfiah berarti Perayaan atau Festival Ramadan. Hari raya ini merupakan salah satu momen paling penting dalam kehidupan masyarakat Turki. Pemerintah bahkan menetapkannya sebagai hari libur nasional yang sangat dinanti.
Perayaan Idulfitri tidak hanya berlangsung meriah di negara-negara mayoritas Muslim. Di Taiwan, tepatnya di kota Taipei, suasana Lebaran juga terasa semarak melalui Festival Idulfitri tahunan yang menjadi ajang pertemuan lintas budaya dan komunitas.
Mahasiswa asal Indonesia, Vanny El Rahman membagikan pengalamannya tiga kali merayakan Ramadhan dan Idulfitri di Kota Taipei dan Hualien, Taiwan. Ia mengaku ada perbedaan yang cukup mencolok dalam perayaan Ramadhan dan Idulfitri dari dua kota tersebut.
Mukhlis saat ini tengah merampungkan studi di Mahad Buuts Al Azhar Al-Islamiyyah, sebuah lembaga pendidikan formal setingkat SMP hingga SMA yang berada di bawah naungan Universitas Al-Azhar. Selama tinggal di Kairo, ia merasakan bahwa kehidupan masyarakat Mesir sangat kental dengan nilai-nilai Islam.
Muhammad Arif Bachtiar dan Rasendrya Ragawilapa Muharram, yang akrab disapa Aga, telah dua tahun menempuh pendidikan di Sakarya Uygulamal? Bilimler niversitesi atau Sakarya University of Applied Science, Turki.
Pemerintah Yordania diketahui menerapkan sistem peringatan dini melalui sirine kepada masyarakat. Sirine tersebut dibunyikan ketika ada rudal yang melintas di wilayah tertentu.
Di Indonesia, gema takbir sering kali disertai tradisi mudik, saling berkunjung dari rumah ke rumah, serta suasana kekeluargaan yang hangat. Namun bagaimana suasana Lebaran di salah satu kota suci umat Islam, Madinah al-Munawwarah? Apakah kemeriahannya sama dengan di Tanah Air?
Hal itu dialami oleh Yasmine Citra Dian Utami, perempuan asal Situbondo yang telah menetap di Seoul selama empat tahun. Ramadhan tahun ini menghadirkan kejutan kecil yang membuatnya merasa lebih dekat dengan suasana kampung halaman.