Kurikulum darurat efektif memitigasi learning loss, karena membantu guru untuk fokus pada materi esensial. Guru dapat menerapkan pembelajaran lebih mendalam.
Ilmu harus didasarkan pada worldview atau ideologi. Ideologi bangsa ini adalah Pancasila. Sementara, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.
Proses belajar-mengajar di Cikal dirancang semirip mungkin dengan kehidupan nyata. Rasa ingin tahu anak terus dipupuk, tidak dimatikan dengan menghapal materi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) akan menerapkan kurikulum pendidikan baru untuk memulihkan pembelajaran pada 2022-2024. Kebijakan kurikulum nasional itu akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.
Ada sejumlah instansi pendidikan, terutama swasta, di Indonesia yang menggunakan kurikulum internasional. Kurikulum itu dianggap sesuai kebutuhan anak masa kini yang akan berperan di kancah internasional.
Selain kurikulum nasional, ada kurikulum internasional yang juga diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, terutama sekolah swasta. Salah satu kurikulum internasional yang diterapkan di Indonesia adalah kurikulum Cambridge.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Muti, menegaskan, pendidikan harus menyeimbangkan aspek jasmani dan rohani. Allah Taala menciptakan manusia yang utuh.
Di kurikulum yang baru, UIN memasukkan kecakapan abad 21, seperti berpikir kritis dan problem solving, kecakapan komunikasi, kecakapan kolaborasi, dan kecakapan kreatif dan inovasi.
Menanggapi maraknya budaya pop Korea Selatan atau K-Pop digandrungi anak muda Indonesia, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti meminta pemerintah melakukan perbaikan pendidikan kebudayaan di Indonesia.
Kehadiran kurikulim ini agar dapat terjadi regenerasi tenaga ahli fesyen muslim. Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) harus terlibat sebagai lembaga pendukung.