Pertanyaan tentang asal-usul Nabi Muhammad kembali mengemuka. Qardhawi menimbangnya dengan pisau hadis dan akal sehat: kemuliaan Nabi tak lahir dari mitos penciptaan, melainkan dari akhlak dan risalahnya.
Hadis Nabi Muhammad tentang jumlah 360 persendian manusia terbukti benar secara ilmiah 1.400 tahun kemudian. Temukan penjelasan ilmiah dan keajaiban wahyu yang menunjukkan kebenaran Islam melalui pengetahuan Rasulullah.
Syahadat menjadi pintu masuk utama seseorang ke dalam Islam. Sejak masa Nabi, ikrar lisan itu cukup untuk menetapkan status keislaman, sementara urusan hati sepenuhnya wewenang Tuhan.
Berdasarkan Pasal 36 ayat (6) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, menerangkan bahwa isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia indonesia, atau merusak hubungan internasional.
Islam adalah agama yang turun untuk memudahkan umat manusia. Salah satu buktinya yaitu kemudahan dalam beribadah. Kemudahan beribadah diterangkan dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 185.
Islam tidak menolak keindahania merangkulnya sebagai bagian dari iman. Dari syair Nabi hingga teater modern, seni menjadi jalan dakwah yang memuliakan akal, meneguhkan moral, dan mendekatkan pada Tuhan.
Syariat Islam sering disalahpahami sebagai budaya Arab. Padahal, ia bersifat universal, melampaui zaman dan bangsa. Bahasa Arab bukan simbol etnis, melainkan kunci memahami wahyu Ilahi yang abadi.
Prof. Din Syamsuddin dan Tan Sri Lee Kim Yew menyerukan dunia kembali ke jalan tengah Islam dan Tionghoa sebagai solusi perdamaian global dalam World Peace Forum 9 di Jakarta.
Temukan ketenangan hati lewat refleksi spiritual tentang kedekatan Allah yang tak pernah meninggalkan hamba-Nya. Meski doa terasa sunyi, yakinlah Allah selalu bersama di setiap langkah dan mendengar setiap bisikan hati.
Pada 1886, Snouck Hurgronje menulis dengan amarah dan ambisi: memahami Islam agar bisa mengendalikannya. Dari Leiden ke Mekah hingga Batavia, ilmunya menjelma senjata kolonial membentuk Islam yang dapat diatur.
Di tengah perdebatan tafsir dan politik Islam modern, Yusuf Qardhawi menegaskan: Islam bukan milik rezim, mazhab, atau ideologi. Ia punya fondasi yang utuhtak labil dan tak bisa dipersonalisasi.
Dari ruang kolonial Batavia, Van Hovell merumuskan tafsir baru atas Islam Jawaagama yang ramah bagi kekuasaan. Di tangannya, pengetahuan menjadi alat penjinakan.
Kasidah bukan sekadar seni religi, tetapi jembatan yang menyatukan Islam dan budaya Nusantara. Dalam Festival Seni Budaya Islam 2025 di Kendari, Muchlis M. Hanafi menegaskan pentingnya menjaga kasidah sebagai ruang dakwah yang menyejukkan dan memperkuat identitas umat.