Kerap orang tua hanya memberikan asupan gizi kepada anak, tapi lupa memberikan asupan iman. Itu yang membuat fondasi anak dalam bergaul bisa rapuh, sehingga tumbuh kembangnya pun ikut rapuh. Hal itu bisa sebabkan anak menjadi gay.
Nabi Muhammad Saw memberikan banyak contoh berinteraksi dengan orang tua. Seorang anak diwajibkan taat kepada orang tuannya selama tidak mengajaknya kesyirikan.
Pandemi Covid 19 tidak bisa dijadikan alasan untuk anak menjadi tidak produktif. Justru karenanya anak bisa melakukan banyak aktivitas yang bermanfaat untuk pengembangan diri dengan dampingan dari orang tua.
Mengajarkan bayi menggunakan tangannya untuk berbicara adalah yang penting untuk dapat berkomunikasi dengan ayah ibunya. Sehingga orang tua bisa mengetahui apa yang diinginkan sang buah hati.
Pola asuh dengan kekerasan, baik itu verbal maupun non verbal atau konflik orang tua di depan anak, disadari atau tidak dapat menimbulkan kecemasan dan trauma mendalam pada anak.
Di pesantren, ada pengawasan 24 jam dan kultur berbeda dengan sekolah biasa. Jika tidak dipersiapkan sebaik mungkin, orang tua justru bisa mendapat kekecewaan.
Bermain bersama anak sangat penting untuk membantu perkembangan anak dalam beraktivitas sehari-hari. Namun sebelum itu, ada hal yang perlu diperhatikan. Orang tua harus terlebih dahulu menyusun tata ruang di rumah agar lebih lapang.