Di tengah pergeseran gaya hidup urban yang cenderung instandari donasi sekali klik hingga bantuan musimangagasan shadaqah jariyah mengajak umat menanam amal yang berjangka panjang.
Kaum Muslimin senantiasa menantikan hadirnya sosok pembaharu, mujaddid, yang menghidupkan kembali roh Islam di tengah dekadensi dan kerancuan. Namun siapa sebenarnya yang pantas disebut sebagai mujaddid?
Di tengah meningkatnya gairah dakwah digital dan gencarnya penilaian keislaman seseorang di jagat maya, ada satu kaidah yang sering terabaikan: hukum asal seorang Muslim adalah selamat.
Syifa Hadju baru saja merayakan ulang tahun ke-25 pada 13 Juli 2025 lalu. Alih-alih tiup lilin, Syifa Hadju memilih memakai tangan yang dikipas-kipas. Sikap kekasih El Rumi ini kemudian menjadi sorotan warganet karena dinilai mengikuti adab seorang muslim.
Menag Nasaruddin dorong ekoteologi untuk atasi krisis iklim. Islam tidak ajarkan eksploitasi alam. UIII diminta jadi pusat pendidikan cinta lingkungan.
Islam muncul sebagai kekuatan baru di gerakan lingkungan dunia lewat Risalah Ekoteologi ICIEFE 2025. Seruan moral dan spiritual jaga bumi dimulai dari sini.
Prof Abdul Mu'ti sebut Prabowo sebagai Muslim patriotik, terinspirasi Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid. Islamnya bukan simbolik, tapi membela rakyat.
Amalan-amalan itu, bagi sebagian orang mungkin sederhana, bahkan tampak biasa. Tetapi dalam keyakinan Ibnu Qayyim dan para pengikutnya, justru di situlah letak rahasianya.
Setelah sekian lama umat Islam tertidur panjang seperti Ashabul Kahfi dalam gua, kini mereka bangkit. Lirih pada awalnya, lalu lantang, hingga tak bisa lagi diabaikan.