Childfree menjadi topik hangat yang dibicarakan publik Tanah Air saat ini. Childfree merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan individu atau pasangan yang memutuskan untuk tidak memiliki anak.
Gen Z sangat dekat dengan teknologi dan era digital, namun sayang, mereka bisa terdampak perilaku negatif jika tidak mendapatkan pendidikan tangguh sejak dini
Psikolog Ustadz Adriano Rusfi (Bang Aad) memandang orangtua memiliki peran penting sebagai arsitek peradaban. Dia merujuk pada Surah Ali-Imran ayat 110.
Artinya bila dari usia dini anak diasuh dengan pola yang tepat, yaitu memenuhi kebutuhan fisik, psikologis, dan emosional, maka si kecil akan mudah bersosialisasi dan berbicara.
Psikolog penulis buku Membasuh Luka Pengasuhan menegaskan bahwa seorang perempuan harus menyembuhkan luka pengasuhan masa lalu sebelum memutuskan menikah atau punya anak.
Ning Imaz Fatimatuz Zahra dari Pesantren Lirboyo, mengatakan, anak merupakan amanah yang indah dari Allah Taala. Anak akan menjadi anugrah jika orangtua bisa mendidiknya menjadi manusia berahlak mulia dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
CEO Penerbit Sakeena, Ihsanul Kamil Pratama, mengatakan kunci keberhasilan orang tua dalam mendidik anak adalah sembuh dari luka masa lalu yang dapat Luka itu bisa berupa pengasuhan saat masih balita.
Psikolog anak Dewi Mustikawati Handayani, S.Psi., M.Psi menjelaskan, orang tua mandi bareng dengan anak adalah hal baik untuk memberikan edukasi tentang tubuh.
Kebiasaan berteriak kepada anak akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan mereka, baik secara fisik maupun psikis. Satu teriakan merusak 10 ribu sel otak anak yang membuat anak lambat berpikir
Surah Al-Baqarah ayat 233 merupakan panduan bagi umat muslim dalam rumah tangga. Salah satu isu yang dibahas dalam ayat tersebut adalah proses menyusui bayi.
Pada hakikatnya orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anak sebelum dia belajar di sekolah atau madrasah lain. Maka anak semestinya bisa nyaman untuk belajar bersama orang tua saat berada di rumah.