LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Agama lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menetapkan logo halal baru bernama Logo Halal Indonesia. Logo halal berbentuk gunungan wayang ini akan menggantikan versi Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Bentuk Label Halal Indonesia terdiri atas dua objek, yaitu bentuk Gunungan dan motif Surjan atau Lurik Gunungan pada wayang kulit yang berbentuk limas, lancip ke atas. Gambar gunungan dibentuk dari kata “Halal” yang didesain sedemikian rupa.
Label Halal Indonesia menggunakan ungu sebagai warna utama label dan hijau toska sebagai warna sekundernya. Bagaimana dengan logo halal negara lain di kawasan Asean? Berikut perbandingannya:
Baca Juga: 2 Kategori Penyesuaian Label Halal MUI, BPJH: Sudah Mulai Berlaku1. MalaysiaLogo Halal Malaysia memiliki bentuk yang mirip dengan label halal yang diterbitkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Unsur utamanya adalah bintang delapan dalam lingkaran dengan pencantuman kata “halal” dalam aksara Arab di pusatnya.
Logo Halal Malaysia diterbitkan oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM). Mempunyai bintang lapan puncak di tengah-tengah bulatan. Kata “Halal” dalam aksara arab di tengah dan kata "HALAL" dalam huruf Roman di bawahnya.
Perkataan "Malaysia" ditulis dalam huruf Roman dan dalam bahasa Arab dalam bulatan logo. Dua kecil lima bintang puncak diletakkan untuk memisahkan huruf Roman daripada perkataan Arab disebut. Label Halal Malaysia didominasi warna hitam dan putih.
2. BruneiLogo Halal Brunei memiliki latar belakang berwarna ungu, sama dengan warna logo halal baru BPJPH. Logo halal Brunei ditetapkan Kementerian Hal Ehwal Ugama.
Baca Juga: Penentu Kehalalan Produk, MUI atau Kemenag?Logo halal Brunei mengusung konsep desain modern dan minimalis yang terlihat dari penggunaan huruf dan komposisi tulisan “Halal” dalam aksara Arab. Meski demikian, logo halal Brunei masih dapat terbaca dengan jelas.
3. Singapura Logo halal Singapura didominasi warna hijau toska dan hitam. Kata “halal” dalam aksara Arab terbaca dengan jelas dengan warna perak. Logo ini diterbitkan oleh Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS).
Secara umum, logo halal Singapura berbentuk bulat menyerupai globe atau peta dunia. Pada bagian atas di dalam lingkaran terdapat logo MUIS dan tulisan nama majelis dalam asara arab.
4. ThailandLogo halal Thailand didominasi warna hijau dan dipadukan dengan warna putih. Kata “halal” dalam aksara arab terbaca dengan jelas di bagian tengah. Logo halal Thailand ditetapkan oleh The Central Islamic Council of Thailand.
5. MyanmarLogo halal Myanmar didominasi warna hijau tua. Kata “Halal” menggunakan aksara Arab yang jelas dengan warna putih.
6. Vietnam Logo halal Vietnam menggunakan latar belakang putih. Secara umum, desain logo halal Vietnam berbentuk bulat. Pada pusatnya tertulis kata “Halal” dalam aksara Arab dan latin yang dapat terbaca dengan jelas dengan warna hijau. Logo ini dikeluarkan oleh Halal Certification Agency Vietnam (HCA).
Baca Juga: Gantikan Versi MUI, Produk Baru Wajib Pasang Label Halal Indonesia(zhd)