Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home global news detail berita

Pengamat: Propaganda Ekstremisme Banyak Menyasar Kalangan Baru Hijrah

fajar adhitya Jum'at, 03 Juni 2022 - 19:06 WIB
Pengamat: Propaganda Ekstremisme Banyak Menyasar Kalangan Baru Hijrah
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - The Lead Institute Universitas Paramadina mengimbau masyarakat waspada terhadap propaganda ekstremisme di internet. Banyak cara kelompok radikal dalam menggaet mangsanya agar mengikuti ideologi mereka.

Direktur Eksekutif The Lead Institute Universitas Paramadina, Dr. Suratno mengatakan, propaganda radikalisme dan ekstremisme banyak dilakukan lewat media internet. Salah satu modusnya dengan menyasar kalangan muslim yang baru hijrah.

Baca Juga: Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama pada Dunia Internasional

Menggunakan pembacaan akademis, lanjut Suratno, propaganda ekstremisme banyak dilakukan menggunakan unsur-unsur dalam teori mobilisasi sumber daya. Di antara yang menjadi jalan mobilisasi propaganda adalah moral dan solidaritas.

"Sekarang di internet banyak penggiringan yang propagandis soal mana yang haram, mana yang halal," kata Suratno dalam diskusi bertajuk "Ancaman Propaganda Radikalisme terhadap Kehidupan Toleransi di Indonesia" di Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Dengan lemahnya daya kritis, seseorang yang baru "hijrah" dapat terjerumus dalam propaganda tersebut. Dampaknya, kalangan baru hijrah sering menjadi “polisi moral” untuk urusan hukum agama yang sebenarnya banyak tafsir. "Kalau tidak hati-hati dan tidak cukup kritis, kita bisa ikut, karena ada katakanlah sosial atau virtual pressure juga," kata Suratno.

Baca Juga: Shamsi Ali Soroti Politisasi Agama dan Label Radikal terhadap Sebagian Ustadz

Terdapat sejumlah strategi yang bisa digunakan untuk menangkal propaganda radikalisme dan ekstremisme di internet. Strategi tersebut yakni, pencegahan, perlindungan, pengondisian, dan penangkapan.

Dari sisi pencegahan dan penangkapan, pemerintah aktif memblokir konten-konten kebencian dan paham ekstremisme di internet. Mekanisme penangkapan juga sudah memiliki dasar hukum dengan terbitnya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperkuat literasi, menajamkan daya kritis dalam membaca informasi di media massa. Ciptakan ekosistem serta budaya TIK (teknologi, informasi, dan komunikasi) yang sehat. "Aktif, kalau ada yang sekiranya bermuatan propagandis atau hoaks ya kita harus aktif melaporkan ke yang berwenang biar di take down," katanya.

Baca Juga:

MUI: Terorisme dan Ekstremisme Harus Disikapi Proporsional

MUI Bahas Solusi Cegah Ekstrimisme dan Terorisme di Halaqah Kebangsaan


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)