Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kuatkan Cinta Pasutri dengan Komunikasi dan Saling Beri Hadiah

ummu hani Senin, 08 Agustus 2022 - 19:22 WIB
Kuatkan Cinta Pasutri dengan Komunikasi dan Saling Beri Hadiah
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sudah menjadi fitrah bagi pria dan wanita untuk saling mencintai. Cinta merupakan salah satu anugerah Allah SWT yang diberikan kepada setiap hambanya.

Melalui Rasulullah SAW, umat Islam belajar bagaimana seorang suami berlaku romantis dengan memanjakan istrinya. Melalui sikap ini, Nabi Muhammad SAW mampu mempertahankan rumah tangganya.

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Baca juga: Romantis, Ini 5 Macam Love Language Rasulullah SAW

Banyak pelajaran yang bisa dipetik umat dari kisah indah rumah tangga Rasulullah dengan sang istri, Khadijah ra dan Aisyah ra. Pelajaran tersebut bahkan masih relevan dengan kondisi rumah tangga saat ini.

Dalam mengekspresikan cintanya, Rasulullah memiliki panggilan sayang untuk istrinya. Kepada Aisyah ra, dia memanggilnya dengan nama indah Humayrah (Si Kemerahan) untuk memuji wajahnya yang berwarna kemerahan.

Rasulullah tidak pernah ragu mengungkapkan isyarat cinta dan kelembutannya. Misalnya, dia akan minum dari tempat yang sama dengan cangkir tempat Aisyah ra meneguk air.

Dalam sebuah hadits menjelaskan,

"Saya biasa menyesap dari cangkir, pada saat saya sedang menstruasi. Saya kemudian memberikannya kepada Nabi di mana dia akan meletakkan bibirnya di tempat saya meletakkan bibir saya dan meminumnya. Saya juga akan menggigit tulang di mana ada beberapa daging yang tersisa. Saya kemudian menyerahkannya kepada Nabi saw dan dia sekali lagi akan meletakkan bibirnya di tempat saya meninggalkan bibir saya,” (Hadits Imam An-Nasa'i).

Baca juga: Bentuk Kasih Sayang, Ini Manfaat Cium dan Peluk Anak Anjuran Rasulullah

Rasulullah SAW mengajarkan, komunikasi adalah kunci untuk membangun hubungan yang harmonis. Komunikasi merupakan pembicaraan dua arah.

Nabi SAW menunjukkan, seorang istri memiliki hak untuk mengungkapkan perasaan dan pandangannya. Dalam pernikahannya, banyak sekali contoh di mana Rasulullah mengungkapkan perasaan dan sudut pandangnya.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah ra, Rasulullah saw bersabda.

إِنِّي لَأَعْرِفُ غَضَبَكِ وَرِضَاكِ" الَتْ لْتُ اكَ ا رَسُولَ اللَّهِ, الَ "إِنَّكِ ا اضِيَةً لْتِ لَى ا اخِطَةً لْتِ لَا اهِيمَ لْتِ لَى ا اخِطَةً لْتِ لَا اهِيمَ" الا

“Memang, aku bisa tahu kapan kamu marah atau senang padaku.” Saya (Aisyah ra) berkata, “Bagaimana Anda tahu itu, ya Rasulullah?” Nabi berkata, “Sesungguhnya, ketika Anda senang, Anda berkata: Ya, demi Tuhan Muhammad! Tetapi ketika kamu marah, kamu berkata: Tidak, demi Tuhan Ibrahim!” Aku (Aisyah ra) berkata, “Ya, aku tidak meninggalkan apapun kecuali namamu,” (HR.Imam Bukhori).

Dalam kehidupan berumah tangga, saling memberi hadiah antara pasangan suami istri dapat mengokohkan rasa cinta antar keduanya.

Baca juga: Anjuran Rasulullah, Ada 8 Manfaat Tidur Miring Kanan bagi Kesehatan

Seperti firman Allah dalam surat An Nisa ayat 4,

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً ۚ فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا

Dan berikanlah mas kawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati.

Jadi, saat seorang istri memberikan sebagian dari mas kawin untuk suaminya, maka tidaklah dilarang bagi suami untuk menerima dan memakannya.

Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk menerima dan saling memberi hadiah.

"Penuhilah undangan, jangan menolak hadiah, dan janganlah menganiaya kaum muslimin.” (HR. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, & Bukhari).

Dengan saling menerima dan memberi hadiah maka mengingatkan orang akan perhatian dan cinta yang tercurah melalui pemberian. Artinya, memberi hadiah memiliki esensi membersihkan diri dari penyakit hati, dengki, iri, dan kikir.

Baca juga: Adab Makan-Minum Sesuai Anjuran Rasulullah, Dilarang Pakai Tangan Kiri

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)