Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pendiri Universitas hingga Perancang GPS Kuno, Ini 3 Muslimah Luar Biasa dalam Sejarah

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 23 Agustus 2022 - 09:01 WIB
Pendiri Universitas hingga Perancang GPS Kuno, Ini 3 Muslimah Luar Biasa dalam Sejarah
Fatima Al Fihri mendirikan Universitas Al-Qarawiynn di Maroko dan menjadi universitas pertama di dunia. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Ada tiga perempuan Muslim luar biasa yang memiliki cerita paling menginspirasi dalam sejarah dunia seperti dikutip dari Ummah Sonic, Selasa (23/8/2022).


1. Fatima al-Fihri


Fatima al-Fihri merupakan seorang Muslim Arab yang lahir pada tahun 800 M. Setelah menerima pendidikan formal dan mempelajari fiqih Islam bersama dengan hadits, Fatima menggunakan warisannya untuk mendirikan universitas pertama di dunia.

Baca juga: Mengenal Asma Elbadawi, Teladan Atlet Muslimah Dunia

Diketahui, Fatima adalah orang pertama yang mempelopori model pendidikan tinggi yang masih digunakan di seluruh dunia hingga saat ini.

Lembaga pendidikan yang dibangun Fatima, Universitas Al-Qarawiynn, awalnya berdiri sebagai masjid yang menjadi tempat ibadah dan pendidikan.

Hingga saat ini, Universitas Al-Qarawiynn masih beroperasi bahkan menjadi lembaga pendidikan tertua di dunia sekaligus menjadi salah satu masjid terbesar di Afrika Utara.

Di Universitas Al-Qarawiynn memiliki perpustakaan dengan koleksi lebih dari 4.000 manuskrip, termasuk Al-Qur'an abad ke-9 dan koleksi hadits paling awal yang diketahui umat yang menjadikannya sebagai salah satu warisan yang menakjubkan.

2. Rufaida Al-Aslamia


Rufaida Al-Aslamia adalah seorang perawat dan ahli bedah wanita Muslim pertama. Selain itu, ia juga salah satu orang paling awal yang menerima Islam dengan menyambut baik Nabi Muhammad SAW saat di Madinah.

Baca juga: Senator Muslimah Australia Dorong Gadis Remaja Bangga Kenakan Hijab

Terlahir dari keluarga yang sudah sangat terlibat dalam komunitas medis, membuat Rufaida mudah belajar ilmu medis. Awalnya, ia memperoleh pengalaman klinis dari ayahnya. Setelahnya, ia mengabdikan dirinya untuk merawat orang sakit.

Rufaida mempraktikkan keterampilannya di rumah sakit lapangan dalam tenda di banyak pertempuran. Dia memberikan perawatan kepada tentara yang terluka selama pertempuran, serta memberikan perlindungan dari angin dan panas gurun bagi mereka yang sekarat.

Rufaida menerapkan keterampilan klinis dan pengalaman medisnya untuk mengembangkan unit perawatan keliling pertama yang mampu memenuhi kebutuhan medis masyarakat.

Sebagian besar pekerjaannya terutama difokuskan pada kebersihan dan menstabilkan pasien sebelum prosedur medis lebih lanjut dan lebih invasif.

3. Mariam Al-Ijliya


Mariam Al-Ijliya adalah astronom abad ke-10 dari Suriah. Bekerja di bawah Emir Aleppo, muslimah yang dikenal dengan sebutan Mariam Al-Astrolabi ini mengembangkan dan memproduksi astrolab (instrumen astronomi dan navigasi) dengan sukses besar.

Baca juga: Samina Baig Muslimah Pertama yang Berhasil Capai Puncak Tertinggi K2

Dapat dikatakan, ia adalah Muslim pertama yang membantu membangun astrolab di dunia Islam pada abad kedelapan. Astrolab adalah instrumen klasik penentuan posisi matahari dan planet, sebagai navigasi menemukan lokasi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Bagi umat Islam, astrolab berfungsi untuk menemukan arah kiblat, menentukan waktu salat, juga menentukan hari Ramadhan dan Idul Fitri.

Meskipun sedikit yang diketahui tentang Mariam Al-Ijliya di luar pekerjaannya, namun yang pasti ia dinobatkan sebagai wanita luar biasa oleh 1001 Inventions, dan Henry E. Holt. Bahkan, Mariam menginspirasi karakter dalam buku Binti 2015 yang mendapat pujian.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)