LANGIT7.ID - , Jakarta - Ada tiga perempuan Muslim luar biasa yang memiliki cerita paling menginspirasi dalam sejarah dunia seperti dikutip dari Ummah Sonic, Selasa (23/8/2022).
1. Fatima al-Fihri
Fatima al-Fihri merupakan seorang Muslim Arab yang lahir pada tahun 800 M. Setelah menerima pendidikan formal dan mempelajari
fiqih Islam bersama dengan hadits, Fatima menggunakan warisannya untuk mendirikan universitas pertama di dunia.
Baca juga: Mengenal Asma Elbadawi, Teladan Atlet Muslimah DuniaDiketahui, Fatima adalah orang pertama yang mempelopori model pendidikan tinggi yang masih digunakan di seluruh dunia hingga saat ini.
Lembaga pendidikan yang dibangun Fatima, Universitas Al-Qarawiynn, awalnya berdiri sebagai masjid yang menjadi tempat ibadah dan pendidikan.
Hingga saat ini, Universitas Al-Qarawiynn masih beroperasi bahkan menjadi lembaga pendidikan tertua di dunia sekaligus menjadi salah satu masjid terbesar di Afrika Utara.
Di Universitas Al-Qarawiynn memiliki
perpustakaan dengan koleksi lebih dari 4.000 manuskrip, termasuk Al-Qur'an abad ke-9 dan koleksi hadits paling awal yang diketahui umat yang menjadikannya sebagai salah satu warisan yang menakjubkan.
2. Rufaida Al-Aslamia
Rufaida Al-Aslamia adalah seorang perawat dan ahli bedah wanita Muslim pertama. Selain itu, ia juga salah satu orang paling awal yang menerima Islam dengan menyambut baik
Nabi Muhammad SAW saat di Madinah.
Baca juga: Senator Muslimah Australia Dorong Gadis Remaja Bangga Kenakan HijabTerlahir dari keluarga yang sudah sangat terlibat dalam komunitas medis, membuat Rufaida mudah belajar ilmu medis. Awalnya, ia memperoleh pengalaman klinis dari ayahnya. Setelahnya, ia mengabdikan dirinya untuk merawat orang sakit.
Rufaida mempraktikkan keterampilannya di rumah sakit lapangan dalam tenda di banyak pertempuran. Dia memberikan perawatan kepada tentara yang terluka selama pertempuran, serta memberikan perlindungan dari angin dan panas gurun bagi mereka yang sekarat.
Rufaida menerapkan keterampilan klinis dan pengalaman medisnya untuk mengembangkan unit perawatan keliling pertama yang mampu memenuhi kebutuhan medis masyarakat.
Sebagian besar pekerjaannya terutama difokuskan pada kebersihan dan menstabilkan pasien sebelum prosedur medis lebih lanjut dan lebih invasif.
3. Mariam Al-Ijliya
Mariam Al-Ijliya adalah astronom abad ke-10 dari Suriah. Bekerja di bawah Emir Aleppo, muslimah yang dikenal dengan sebutan Mariam Al-Astrolabi ini mengembangkan dan memproduksi astrolab (instrumen astronomi dan navigasi) dengan sukses besar.
Baca juga: Samina Baig Muslimah Pertama yang Berhasil Capai Puncak Tertinggi K2Dapat dikatakan, ia adalah Muslim pertama yang membantu membangun astrolab di dunia Islam pada abad kedelapan. Astrolab adalah instrumen klasik penentuan posisi matahari dan planet, sebagai navigasi menemukan lokasi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
Bagi umat Islam, astrolab berfungsi untuk menemukan arah kiblat, menentukan waktu salat, juga menentukan hari Ramadhan dan Idul Fitri.
Meskipun sedikit yang diketahui tentang Mariam Al-Ijliya di luar pekerjaannya, namun yang pasti ia dinobatkan sebagai wanita luar biasa oleh 1001 Inventions, dan Henry E. Holt. Bahkan, Mariam menginspirasi karakter dalam buku Binti 2015 yang mendapat pujian.
(est)