LANGIT7.ID, Jakarta - Koordinator Tim Kuasa Hukum
Bharada E, Ronny Talapessy mengimbau kepada publik, termasuk media massa baik
online maupun cetak untuk mengutip sumber resmi yang mewakili pihak-pihak langsung terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Keterangan-keterangan yang beredar saat ini disebutnya bukanlah keterangan resmi dari pihak Bharada E.
Ronny mengatakan hal tersebut menjadi penting agar tidak terjadi disinformasi terkait proses hukum yang sedang berjalan dalam kasus pembunuhan
Brigadir J. Menurutnya, informasi yang beredar saat ini justru amat merugikan kliennya.
Baca Juga: Masyarakat Pegang Janji Kapolri Tuntaskan Kasus Pembunuhan Brigadir J Secara Transparan"Kami sangat menyayangkan masih banyak
media massa yang mengutip keterangan-keterangan orang yang sama sekali tidak mewakili siapapun dalam kasus ini. Keterangan tersebut dijadikan sebagai satu-satunya penjelasan tanpa berupaya memverifikasinya kepada klien kami (Bharada E), sehingga informasi yang beredar membuat publik bingung dan merugikan klien kami," kata Ronny dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Kamis (1/9/2022).
Ronny meminta kepada semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berhenti menyampaikan informasi yang bersifat spekulatif. Terlebih, informasi yang sifatnya spekulatif itu sungguh-sungguh merugikan Bharada E.
"Kami justru mendukung dan menghormati media massa yang secara serius ingin mengungkap kebenaran dalam kasus ini. Namun, kami juga berharap agar media massa atau wartawan untuk melaksanakan tugas jurnalistiknya secara ketat sesuai dengan UU Pers dan kode etik yang berlaku," ujar Ronny.
Baca Juga:
Mahfud Md: Adegan Pelecehan Seksual Tidak Penting di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Survei LSI: Masyarakat Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mati(asf)