Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Hampir Berusia 1 Abad, Ini Jejak Intelektual Syekh Yusuf Qaradhawi

Muhajirin Sabtu, 10 September 2022 - 15:20 WIB
Hampir Berusia 1 Abad, Ini Jejak Intelektual Syekh Yusuf Qaradhawi
Syekh Yusuf Qaradhawi (foto: Anadolu Agency)
LANGIT7.ID - Syekh Yusuf Qaradhawi merupakan salah satu ulama yang memiliki pengaruh mendunia. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden dari International Union of Muslim Scholars (IUMS) yang menghimpun ulama seluruh dunia.

Lahir 9 September 1926 lalu, usia beliau kini menginjak usia 97 tahun hampir menyentuh satu abad. Nama lengkap beliau adalah Muhammad Yusuf bin Abdullah bin Ali bin Yusuf. Sedangkan, Al-Qaradhawi merupakan nama keluarga yang diambil dari nama asalnya, yakni Al-Qardhah.

Syekh Qaradhawi merupakan ulama kontemporer yang ahli dalam bidang hukum Islam serta mantan Dekan Fakultas Syari’ah Universitas Qatar.

Syekh Qaradhawi lahir dari keluarga yang taat menjalankan ajaran Islam. Saat berusia dua tahun, sang ayah meninggal dunia. Dia lalu didik oleh pamannya.

Baca Juga: 1 September Imam Bukhari Wafat, Ulama Hadits Terbesar Sepanjang Masa

Saat berusia lima tahun, beliau dididik belajar menulis dan menghafal Al-Qur’an oleh sang paman. Dia juga disekolahkan di sekolah dasar yang bernaung di bawah Departemen Pendidikan dan Pengajaran Mesir.

Qaradhawi terkenal cerdas. Dia sudah hafal 30 juz Al-Qur’an saat berusia 10 tahun. Dia sangat fasih dilengkapi dengan tajwid serta kemerduan qiraat. Hal itu membuat beliau sering diminta jadi imam shalat. Atas dasar itu, sejak remaja dia sudah dipanggil Syekh Qaradhawi oleh masyarakat sekitar.

Setelah tamat dari sekolah dasar, Syekh Qaradhawi melanjutkan pendidikan ke Ma’had Thanta selama empat tahun. Lalu melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dan mengambil bidang Studi Agama di Fakultas Ushuluddin sampai mendapatkan Syahadah Aliyah (1952-1053).

Pada 1957, dia melanjutkan pendidikan ke Ma’had Al-Buhuts wa Al-Dirasat Al-Arabiyyah Al-Aliyah sampai mendapatkan Diploma Tinggi di bidang bahasa dan sastra.

Tanpa menyia-nyiakan waktu, dia mendaftar pada tingkat Pasca Sarjana di Fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir Hadits di Universitas Cairo Mesir.

Baca Juga: Syaikh Yasin Al-Fadani: Ulama Rujukan Hadits Sedunia, Dermawan Meski Tak Kaya

Pada Desember 1958, beliau menikah dengan seorang wanita yang bernama Ummu Muhammad . Istrinya berasal dari keluarga Hasyimiyah Husainiyah. Dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai tujuh anak yang terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.

Bebaskan Anak Menuntut Ilmu Apa Saja

Mengutip laman Wislah, Syekh Qaradhawi termasuk ulama yang membebaskan anak-anaknya menuntut ilmu apa saja sesuai minat dan bakat masing-masing. Dia tak menuntut anaknya harus menjadi ulama sama seperti dirinya.

Salah seorang anaknya mendapat gelar Doktor Fisika dalam bidang nuklir di Inggris. Putri kedua memperoleh gelar Doktor Kimia di Inggirs, sedangkan yang ketiga menempu S3. Putri keempat Sudah menyelesaikan S1 di Universitas Texas Amerika Serikat.

Anak laki-laki pertama menempuh S3 dalam bidang Teknik Elektro di Amerika, putra kedua belajar di Universitas Darul Ulum Mesir. Anak bungsu menyelesaikan kuliah di Fakultas Teknik Jurusan Listrik.

Baca Juga: Imam Ad-Dirouty, Ulama Penjual Buah yang Lantang di Depan Penguasa

Syekh Qaradhawi memang tidak membuat dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Menurut dia, dikotomi itu menghambat kemajuan umat. Ulama yang Aktif Menulis

Syekh Qaradhawi adalah ulama yang sangat produktif dan sudah menulis ratusan buku dalam berbagai bidang keilmuan Islam, terutama bidang fiqh, ushul fiqh, ekonomi Islam, ulumul qur'an, hadits, akidah hingga pendidikan. Berikut di antaranya karya-karyanya:

1. Fiqh dan Ushul Fiqih

Sebagai seorang ulama fiqh, ia telah menulis beberapa buku terkenal sebagai berikut:

- Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam, (Halal dan Haram dalam Islam), al-Maktab al-Islami, Beirut, 1980.

- Fatawa Mu'asarah, 2 jilid (Fatwa Saat Ini), Dar al-Wafa', Kairo., 1993.

- Al-Ijtihad fi al-Shari'at al-Islamiah, (Ijtihad dalam hukum Islam), Dar al-Qalam, Kuwait, 1996.

- Madkhal li Dirasat al-Shari'at al-Islamiah, (Pengantar Studi Syariah Islam), Maktabah Wahbah, Kairo, 1997.

- Min Fiqh al-Dawlah al-Islamiah, (Hukum Negara), Dar al-Shuruq, Kairo, 1997.

- Nahw Fiqh Taysir, (Menuju Fiqh Sederhana), Maktabah Wahbah, Kairo, 1999.

Baca Juga: 3 Ulama Indonesia Pernah Jadi Imam Besar Masjidil Haram

- Al-Fatwa bayn al-Indibat wa al-Tasayyub, (Fatwa antara Ketegasan dan Invasi), Dar al-Sahwah, Kairo, 1992.

- Al-Fiqh al-Islami bayn al-Asalah wa al-Tajdid, (Fiqh Islam antara otentisitas dan reformasi), Maktabah Wahbah, Kairo, 1999.

- Awamil al-Sa'ah wa al-Murunah fi al-Shari'ah al-Islamiah (Faktor Fleksibilitas Syariah Islam), Maktabah Wahbah, Kairo, 1999.

- Al-Ijtihad al-Mu'asir bayn al-Indibat wa al-Infirat, (Ijtihad saat ini antara ketelitian dan kecerobohan), Dar al-Tawji' wa al-Nashr, Kairo, 1994.

- Fiqh al-Siyam, (Hukum Tentang Puasa), Dar al-Wafa', Kairo, 1991.

- Fiqh al-Taharah, (Hukum Kebersihan), Maktabah Wahbah, Kairo, 2002.

- Fiqh al-Ghina' wa al-Musiqa (Hukum Tentang Menyanyi dan Musik), Maktabah Wahbah, Kairo, 2001.

- Fi Fiqh al-Aqaliyyat al-Muslimah, (Fiqh minoritas Muslim) Dar l-Shuruq, Kairo, 2001.

2. Ekonomi Islam

- Fiqh al-Zakat 2 Juzuk (Fiqh Tentang Zakat), Muasassah al-Risalah, Beirut.

- Mushkilat al-Faqr wa kayfa Alajaha al-Islam, (Masalah kemiskinan dan bagaimana Islam mengatasinya), Maktabah Wahbah, Kairo, 1980.

- Bay’u al-Murabahah li al-Amri bi al-Shira; (Sistem jual beli Al-Murabah), Maktabah Wahbah, Kairo, 1987.

Baca Juga: Alasan Ulama Nusantara Bisa Masyhur di Dunia Arab

- Fawa’id al-Bunuk Hiya al-Riba al-Haram, (Bunga bank adalah apa yang dilarang), Dar al-Wafa', Kairo, 1990

- Dawr al-Qiyam wa al-Akhlaq fi al-Iqtisad al-Islami, (Peran nilai dan akhlak dalam ekonomi Islam), Maktabah Wahbah, Kairo, 1998.

- Dur al-Zakat fi alaj al-Musykilat al-Iqtisadiyyah, (Peran zakat dalam mengatasi masalah ekonomi), Dar al-Shuruq, Kairo, 2001.

3. Ilmu Al-Qur'an dan As-Sunnah

- Al-Aql wa al-Ilm fi al-Quran, (Akal dan Pengetahuan dalam Quran), Maktabah Wahbah, Kairo, 1996.

- Al-Sabru fi al-Quran, (Sabar dalam Quran), Maktabah Wahbah, Kairo, 1989.

- Tafsir Surah al-Ra'd, (Tafsir surah Ra'd), Dar al-Bashir, Kairo, 1996.

- Kayfa Nata'amal ma'a al-Sunnah al-Nabawiyyah, (Cara berinteraksi dengan sunnah), Dar al-Shuruq, Kairo, 2000.

- Madkhal li Dirasat al-Sunnah, (Pengantar belajar sunnah), Maktabah Wahbah, Kairo, 1992.

Baca Juga: 91 Tahun Syed Naquib Al-Attas, Bangun Kerangka Berpikir Islami Hadapi Modernisasi

- Kayfa Nata'amal ma'a al-Quran, (Cara berinteraksi dengan Quran), Dar al-Shuruq, Kairo, 1999.

- Al-Muntaqa min al-Taghib wa al-Tarhib (hadits pilihan tentang kabar gembira dan peringatan), Dar al-Wafa, Kairo, 1993.

- Al-Sunnah Masdaran li al-Ma'rifah wa al-Hadarah, (Sunnah sebagai sumber ilmu dan peradaban), Dar al-Shuruq, Kairo, 1997.

4. Akidah Islam

- Wujud Allah, (Eksistensi Allah), Maktabah Wahbah, Kairo, 1990

- Haqiqat al-Tawhid, (Kebenaran Tauhid), Maktabah Wahbah, Kairo, 19

- Mawqif al-Islam min al-Ilham wa al-Ksh wa al-Ru'a wa Min al-Kananah wa al-Tarna'im wa al-Ruqa. (Posisi Islam tentang inspirasi, kasyaf, mimpi, ramalan, pencegahan kecelakaan dan mantra), Maktabah Wahbah, Kairo, 1994

- Iman bi Qadr, (Iman pada Takdir), Maktabah Wahbah, Kairo

5. Dakwah dan Pendidikan

- Thaqafat al-Da'iyyah, (Wawssan Seorang pengkhotbah), Maktabah Wahbah, Kairo, 1991

- Al-Tarbiah al-Islamiah wa Madrasah Hassan al-Banna,, (Pendidikan Islam dan Ajaran Hassan al-Banna), Maktabah Wahbah, Kairo, 1992

- Al-Rasul wa al-Ilmi, (Rasul dan Ilmu), Muasassah al-Risalah, Beirut, 1991

- Al-Waqt fi Hayat al-Muslim (Waktu dalam kehidupan seorang Muslim), Dar al-Sahwah, Kairo, 1991

Baca Juga: Kisah Al-Ghazali: Mundur sebagai Profesor dan Berkelana karena Batinnya Gelisah

- Risalat al-Azhar bayn al-Ams al-Yawmi wa al-Ghad, (Risalah al-Azhar antara kemarin, hari ini dan besok), Maktabah Wahbah, Kairo, 1984

- Al-Ikhwan al-Muslimun sab'in Amman fi al-Da'wah wa al-Tarbiyyah, (Persaudaraan Muslim selama 70 tahun dalam dakwah dan Pendidikan), Maktabah Wahbah, Kairo, 1999

- dan masih banyak lagi

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)