alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Februari 2023
home masjid detail berita

Buya Yahya: Jadikan Segala Aktivitas Bernilai Ibadah

hasanah syakim Rabu, 23 November 2022 - 07:30 WIB
Buya Yahya: Jadikan Segala Aktivitas Bernilai Ibadah
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya menyampaikan pesan agar umat Islam menjadikan segala aktivitas bernilai ibadah. Hal itu sebagaimana Nabi Muhammad Saw isyaratkan dengan jelas, banyaknya amal dunia akan tetapi nilainya akhirat.

"Begitu sebaliknya ada orang seolah-olah dia berbuat seperti amal akhirat, tetapi ternyata tidak ada nilainya di hadapan Allah Ta'ala. Kita membahas bagaimana amal dunia tetapi dipandang Allah Ta'ala sebagai amal akhirat," kata Buya Yahya dalam tayangan YouTube Al Bahjah TV, dikutip Rabu (23/11/2022).

Menurut dia, hal pertama yang harus dipahami adalah menyadari bahwa tujuan semua manusia, yaitu dari Allah ta'ala dan akan kembali kepada Allah Ta'ala. Sebab, semua umat manusia akan meninggalkan kekayaan.

Baca Juga: Buah Sikap Husnuzan dalam Hidup, Ketenangan dan Akhlak Mulia

"Bagaimana menjadi orang cerdas dan menuju ke tempat yang hakiki, yaitu ridha Allah Ta'ala, surga kemuliaan. Di surga itulah kita memetik buah dari apa yang kita lakukan saat ini, jika menanamkan sesuatu yang tidak baik kita akan petik siksa dan hukuman dari Allah Ta'ala," ujarnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan jika umat manusia menanamkan kebaikan, maka umat tersebut akan mendapatkan buah di akhirat serta dilipatgandakan oleh Allah Ta'ala. Dia menjelaskan, bercocok tanam bukan berarti hanya sujud dan rukuk dalam salat.

"Tidak akan lebih bahwa semua aktivitas kita ini jika dibandingkan oleh Allah Ta'ala sebagai aktivitas yang baik, kemudian tujuannya adalah untuk Allah. Maka akan dipandang sebagai amal akhirat meski terlihat sebagai amal dunia," ujarnya.

Menurut dia, hal tersebut juga disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw saat seseorang bekerja keras mencari dunia dan mengumpulkan rezeki. Kemudian Allah Ta'ala mudahkan jalan untuk mendapatkan rezeki.

"Maka jadilah anda orang kaya raya. Ada di sana orang juga yang seperti anda berusaha mencari rezeki dsn menjadi kaya raya, akan tetapi ada perbedaan bahwa dalam hati kecil dari awal ingin mencari rezeki dengan ingat kepada Allah dan sudah berjanji untuk mencukup keluarga, dan setelah itu bisa mencukupi orang lain yang memerlukan," tuturnya.

"Dan aku ingin ingin berjuang di jalan Allah dengan hartaku, bekerja setiap hari semua langkah dan gerak-gerik anda ada nilai pahala di hadapan Allah Ta'ala," imbuhnya.

Baca Juga: Guru Bangsa Itu Telah Berpulang: Catatan Murid KH Aceng Zakaria

Selanjutnya, Buya Yahya juga menjelaskan satu orang lainnya yang tidak mencari dunia kecuali untuk dunia. Kemudian tidak pernah terlintas di benaknya tentang rida Allah dan kenikmatan di akhirat.

"Maka dia berusaha untuk mencari kekayaan. Dari kedua itu, hal yang membedakan adalah anda kata diberi Allah kenikmatan di dunia dan diberi kesadaran untuk kenikmatan akhirat," ujarnya.

Dengan begitu, Buya Yahya menyampaikan untuk berbuat banyak untuk akhirat dengan mengunakan hati untuk mendermakan harta. Jika hal tersebut dilakukan maka orang itu beruntung.

"Kegiatannya adalah pekerjaan dunia mencari uang tapi anda ingat Allah, untuk Allah, dan memang dalam irama kerinduan kepada Allah Anda. Tapi yang satu dia tidak kenal Allah, sehingga ketika mendapatkan keuntungan dia ingin bersenang-senang dan melakukan keharaman," ujarnya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Februari 2023
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
12:10
Ashar
15:27
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan