LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan bahwa konsep women liberation Barat sangat kontras dengan pandangan Islam terhadap perempuan. Sebab Islam sangat memuliakan kedudukan kaum Hawa.
Dia menegaskan, dalam Islam peran perempuan digolongkan dalam aktivitas-aktivitas yang mulia. Dengan begitu, jelas bahwa Islam sangat afirmatif terhadap peran perempuan.
"Peran perempuan modern dalam Islam tidak sama dengan konsep women liberation Barat yang menuntut persamaan dengan kaum laki-laki dalam segala hal," kata Zainut dalam keterangannya, Rabu (21/12/2022).
Peran perempuan yang dimuliakan dalam Islam, sambung dia, tidak bisa disamakan dengan konsep women liberation Barat. Hal tersebut justru akan menodai jati diri perempuan.
Baca Juga: 5 Tema Khutbah Jumat: Peringatan Azab Allah kepada Kaum LGBTZainut menjelaskan, baik perempuan maupun laki-laki, semuanya berhak untuk berperan aktif dalam segala bidang. Kendati demikian, keduanya tetap memiliki batasan-batasan tertentu.
"Bukan hanya perempuan yang memiliki batasan, akan tetapi laki-laki juga memilikinya," ujarnya.
"Dalam kehidupan sosial, pandangan Islam tidak pernah membeda-bedakan peran perempuan dengan laki-laki," imbuhnya.
Dia pun mengapresiasi kiprah Kongres Muslimah Indonesia (KMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mengawal serta membina umat Islam di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan permasalahan keagamaan.
Zainut berharap, KMI terus mengawal peran perempuan modern dalam merespon perkembangan zaman sekaligus merawat perdamaian.
"Sehingga, perempuan bisa terus menjadi air yang menenangkan dan selalu membawa perdamaian," ujarnya.
Baca Juga: Berbeda dengan Konsep Feminisme, Islam Sangat Muliakan Wanita(zhd)