Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Terungkap Modus Pendakwah SAM Lecehkan Santri: Iming-iming Sekolah Gratis ke Mesir

esti setiyowati Sabtu, 18 April 2026 - 12:27 WIB
Terungkap Modus Pendakwah SAM Lecehkan Santri: Iming-iming Sekolah Gratis ke Mesir
Modus Pendakwah SAM Lecehkan Santri: Iming-iming Sekolah Gratis ke Mesir. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pendakwah Ustaz Abi Makki mengungkap modus Syekh Ahmad Al-Misry atau SAM dalam melancarkan aksinya melakukan pelecehan ke para santrinya di Bogor. Menurut Ustaz Abi Makki, sebagai saksi, para korban dijanjikan sekolah gratis ke Mesir oleh pendakwah SAM.

Bahkan, tambah Ustaz Abi Makki, sudah ada santrinya yang berangkat ke Mesir.

"Iming-imingnya itu mau diberangkatkan sekolah gratis ke Mesir, korban juga ada yang sudah berangkat ke Mesir," kata Ustaz Abi Makki di Jakarta pada Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Soroti Dugaan Pelecehan di FHUI, MUI Serukan Penguatan Akhlak di Kampus

Ustaz Abi Makki menjelaskan bahwa, pelaku kerap mengajak para santrinya untuk mendengarkan ceramahnya dan menjanjikan pendidikan ke luar negeri.

Namun, Ustaz Abi Makki mengatakan bahwa uang yang dipakai SAM untuk menyekolahkan santrinya di Mesir bukan berasal dari kantong pribadinya melainkan dari dana umat atau jamaah majelis.

Dana tersebut ditujukan untuk menolong sesama umat yang membutuhkan, khususnya para santri.

Ustaz Abi Makki juga mengungkapkan bahwa sebelumnya SAM telah melakukan dugaan pelecehan terhadap para santrinya di tahun 2021.

Saat itu, para santri yang didampingi guru dan tokoh agama melakukan tabayyun terhadap SAM. Dalam pertemuan tersebut, pelaku menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan pelecehan seksual sesama jenis.

Hanya saja, tambah Ustaz Abi Makki, SAM bukannya bertaubat tetapi justru mengulangi perbuatan mesumnya tersebut pada tahun 2025.

Baca juga: Guru Besar Unpad Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan Seksual, Kampus Bentuk Tim Investigasi

Hal tersebut disampaikan para guru santri yang mendapatkan pengakuan dari santrinya bahwa SAM kembali melakukan perbuatan serupa.

Hingga akhirnya para pengajar itu bertemu dengan gurunya, Habib Mahdi, untuk membicarakan perkara tersebut.

"Sudah putus berarti dari 2021, 2022, 2023, 2024, 2025, empat tahun lah kira-kira, di akhir November (2025) itu kami dapat wawancara dengan Ustazah Oki dengan korban, Ustazah Oki langsung sampaikan ke kami, Habib Maki, ternyata dia (SAM) belum sembuh. Berharap dari 2021 dengan peristiwa itu sembuh gitu ya, kapok lah kira-kira," ucapnya.

Berangkat dari kasus tersebut, maka dibuatkan laporan ke Mabes Polri tentang dugaan kasus pelecehan yang dilakukan pendakwah SAM kepada para santrinya itu. Santri-santri yang sebelumnya tak berani buka suara akhirnya mengungkap peristiwa yang pernah dialaminya itu.

Abi menambahkan, para korban dalam kasus tersebut ada yang di bawah umur hingga dewasa. Mereka dilecehkan secara berulang oleh SAM.

Baca juga: Susul UI dan ITB, Unpad Ikut Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Bahkan, kata Abi, beberapa kali perbuatan dilakukan di tempat ibadah. Hal itulah yang membuat para korban trauma hingga saat ini.

"Korban tidak bisa berbuat apa-apa, bingung dan menurut saja karena disampaikan hal-hal yang disesuaikan agama, korban laki-laki semuanya," katanya.

Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang diduga dilakukan SAM kepada para santrinya di kawasan Bogor telah dilaporkan ke Mabes Polri pada 28 November 2025 lalu dengan nomor laporan LP/B/586/XI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 28 November 2025.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)