Psikolog penulis buku Membasuh Luka Pengasuhan menegaskan bahwa seorang perempuan harus menyembuhkan luka pengasuhan masa lalu sebelum memutuskan menikah atau punya anak.
Islam menganjurkan pasangan menikah memiliki anak dalam rangka memperbanyak generasi Islam. Namun, tidak hanya banyak, Islam juga mendorong orang tua menjalankan pola pengasuhan yang berkualitas.
Dalam Islam, anak memiliki empat kedudukan. Anak bisa menjadi beban atau musuh bagi orang tua apabila kehadiran anak justru menghalang-halangi atau membuatnya jauh dari ajaran Islam, atau apabila tak bisa mengasuhnya.
Ning Imaz Fatimatuz Zahra dari Pesantren Lirboyo, mengatakan, anak merupakan amanah yang indah dari Allah Taala. Anak akan menjadi anugrah jika orangtua bisa mendidiknya menjadi manusia berahlak mulia dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Childfree atau memutuskan untuk tidak memiliki anak menimbulkan pertanyaan dalam masyarakat, terkhusus dalam komunitas muslim. Namun, apakah memutuskan untuk tidak memiliki anak dalam Islam diperbolehkan?
Terlepas dari keyakinan Gita Savitri, nyatanya sejumlah ibu yang memiliki banyak anak juga bisa bahagia dan tetap terlihat awet muda. Berikut di antaranya:
Pilihan untuk tidak memiliki anak atau childfree masih marak diperbincangkan. Tidak memiliki keturunan, padahal mampu secara biologis dapat memberi beberapa dampak negatif secara medis.
Pembatasan keturunan dalam konteks menjadikannya sebagai prinsip hidup semacam ideologi atau menganggapnya sebagai akhlak terpuji ditolak keras oleh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki.
Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), Adian Husaini, mengatakan, pendidikan keluarga sangat penting dan mendesak saat ini. Ini menyusul isu childfree yang marak menjadi perbincangan masyarakat.
Ibnu Taimiyah berkata, sesungguhnya hati adalah raja dan yang lain adalah prajurit. Jika hati seseorang sudah tunduk, maka yang lain pasti mengikuti. Ini sangat relevan dengan konsep pengasuhan anak.
Oki Setiana Dewi bersama dua adiknya, Ria Ricis dan Shindy Kurnia Putri Sastromartodjo, memberikan pendapat mengenai isu childfree yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik.
Prof Hamid tidak mempermasalahkan jika orang yang memutuskan childfree adalah nonmuslim. Namun akan menjadi masalah jika childfree dianut oleh seorang muslim.