Sejak awal, Islam tegak bukan hanya di atas doa dan pedang, tapi juga kekuatan harta. Dari Utsman bin Affan hingga Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi menunjukkan: kaya itu wajib dijalankan sebagai dakwah.
Satu pengaduan perempuan mengguncang tradisi jahiliyah. Kisah Khawlah binti Tsalabah menjadi bukti suara perempuan diabadikan dalam Al-Quran. Berikut ini penjelasannya.
Dari Kairo yang gemerlap hingga Mekah yang hening. Saat dunia Muslim berpesta Maulid, Saudi justru menutup pintu. Wahabi menyebutnya bidah. Tapi benarkah Maulid mati di tanah kelahiran Nabi?
Nama itu semula terdengar asing. Bayi yatim, ditolak para penyusu, akhirnya diasuh perempuan miskin. Dari gurun yang keras, lahir pribadi yang kelak mengubah wajah sejarah dunia.
Di Najran, Rasulullah menggandeng Fatimah, Ali, Hasan, dan Husain. Sebuah doa tanding digelar, bukan untuk menjatuhkan lawan, tapi meneguhkan kebenaran dengan keberanian dan moral.
Di lereng Aqabah, dua perempuan berdiri sejajar dengan 73 laki-laki, mengikrarkan baiat yang mengubah sejarah. Momen ini bukan sekadar ritual, tapi pengakuan sosial dan spiritual terhadap martabat perempuan.
Allah menyatakan bahwa penciptaan langit dan bumi bukan tanpa tujuan. Alam ada bukan semata untuk ditaklukkan atau dieksploitasi, tapi untuk dijaga dan disyukuri.
Pemandangan itu bukan anomali. Justru begitulah wajah keterlibatan sosial muslimah pada masa Rasulullah. Mereka hadir di ruang-ruang publik, ikut menentukan arah kehidupan masyarakat, dengan tetap menjaga tuntunan agama.
Para sahabat Nabi Muhammad ? generasi awal yang menyaksikan wahyu turun, menyertai perang, dan menegakkan risalah Islam adalah saksi sejarah yang tak tertandingi. Berapa sebenarnya jumlah mereka?
Nabi sontak berubah wajah. Aku lihat dia mengetahui apa yang ada pada perempuan. Jangan sekali-kali dia masuk lagi menemui kalian, sabda Nabi seperti diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari.
Nama Nabi Daniel memang tidak tercantum dalam Al-Quran, namun diakui sebagai nabi oleh mayoritas ulama Islam. Ia disebut dalam banyak literatur tafsir klasik, riwayat Israiliyyat, dan juga kitab suci Yahudi dan Kristen.
Di antara semua doa, ada satu yang paling sering Rasulullah SAW ucapkan. Bukan doa yang panjang dan rumit, tetapi sederhana dan padat: doa sapu jagat. Doa yang mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat sekaligus.
Bagi lelaki Anshar itu, kunci surga bukanlah ibadah fisik yang mencolok, melainkan keikhlasan hati: tak menyimpan dengki, tak menaruh dendam, dan selalu ridha atas takdir Allah.