Pakar Sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, menegaskan, para ulama memerdekakan bangsa Indonesia dari tangan penjajah dengan ilmu dan syariat Islam. Umat Islam terlebih para ulama, memiliki andil besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
Tak sedikit tokoh Muhammadiyah yang tumbuh dalam tradisi Islam tradisional atau Nahdliyin. Salah satunya adalah KH Mas Mansyur, tokoh Muhammadiyah di masa kemerdekaan yang merupakan pahlawan nasional.
Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assunniyah (INAIFAS) Jember Gus Rijal Mumazziq Z, M.HI menegaskan bahwa hormat kepada bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sama sekali bukan perbuatan syirik. Justru hal itu adalah bentuk syukur kepada Allah SWT.
Perlawanan ulama dan santri terhadap penjajah sudah berlangsung berabad-abad, namun semakin mengkristal pasca Perang Dunia I. Di antaranya melalui pengorganisiran ide kemerdekaan, keislaman dan kebangsaan.
Para santri menanam 76 biji pala di kompleks pesantren sebagai manifestasi rasa syukur. Penyemaian itu juga memiliki landasan historis dan filosofisnya tersendiri.
Pangeran Diponegoro dikenal sebagai tokoh sentral yang melawan Belanda dalam perang Jawa. Namun banyak yang tahu jika beliau merupakan sosok ulama yang menjadi guru para bangsawan.
Lambang Negara yakni Garuda Pancasila dirancang oleh seorang Sultan yang merupakan zuriah Nabi Muhammad SAW, beliau adalah Sultan Hamid II, Menteri Negara sekaligus Sultan Kesultanan Pontianak.
Masyarakat Surabaya kembali kehilangan ulama terbaiknya. Ulama sekaligus intelektual Guru Besar Maqashid Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof DR KH Ahmad Imam Mawardi berpulang ke Rahmatullah.
H Mutahar pencipta lagu kebangsaan Hari Merdeka adalah seorang Sayyid keturunan Nabi Muhammad SAW. Ia juga dikenal sebagai pejuang kemedekaan, Bapak Pramuka hingga pendiri Paskibraka.
Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 1945, selain terjadi karena desakan golongan muda juga terjadi atas pertimbangan Ulama, salah satunya Habib Ali Kwitang.
Satu lagi ulama wafat, yaitu KH Mahrus Amin. Beliau dikenal sebagai Kiai Entrepreneur yang telah memberdayakan ribuan jejaring pesantren di seluruh Indonesia.
Hadhramaut adalah salah satu rujukan pendidikan bagi para ulama ahlussunah wal jamaah dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Banyak para Ulama terlebih dari kalangan Habaib yang belajar ke Hadhramaut.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang Habib Saggaf Al Jufri sebagai sosok yang teduh. Ia menyebut Habib Saggaf sebagai pengarah ulang Al-Khairaat juga 'paku bumi' bagi Indonesia Timur.