Perjalanan keliling Jawa membuat Syekh Ali Thanthawi terinspirasi menulis buku berjudul Indonesia. Dalam buku tersebut, beliau mengibaratkan Indonesia sebagai surga. Ia menyebut surga di dunia bukan di Suriah ataupun Lebanon. Tapi ada di Indonesia.
Umat Islam di bumi Nusantara berutang budi kepada ulama keturunan Nabi Muhammad SAW. Terutama pada mereka yang sangat berjasa dalam membangun pendidikan Islam dan hari ini sehingga ajaran Islam bisa tersebar ke penjuru dunia.
Sayyid Muhammad Al-Maliki merupakan Ulama Timur Tengah yang cukup tenar di Indonesia, tidak hanya karena alim namun juga menjadi Guru bagi Ulama di Nusantara.
Banyak buku karya Buya Hamka jadi karya abadi karena terus dicetak ulang. Namun tak banyak yang memproduksi ulang audio ceramah Buya Hamka. Padahal pesannya begitu kuat dan luar biasa. Hal itu yang memotivasi Dalton (30) dkk mendigitalisasi ceramah kaset pita Buya Hamka.
Banyak orang yang lupa negaranya telah merdeka, tapi dirinya sendiri telah menjadi terjajah. Bukan oleh Belanda, tapi penjajahan yang datang daripada sifat-sifat yang lemah, tutur Buya Hamka
Jika melihat ulama terdahulu seperti Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Al Kindi hingga Imam Al Ghazali. Mereka adalah para ulama yang tidak hanya menguasai cabang-cabang ilmu agama semata. Tapi juga menguasai lintas disiplin keilmuan seperti filsafat, sains, matematika, logika hingga astronomi.
Syekh Abdurrauf As-singkili adalah seorang ulama besar Aceh yang terkenal. Ia memiliki pengaruh yang besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatera, Nusantara dan Asia Tenggara pada umumnya. Ia juga mempelopori penulisan Tafsir Al-Qur'an di Nusantara.
Indonesia memiliki banyak ulama mufassir ternama. Jauh sebelum berdirinya Republik Indonesia, ulama-ulama sudah menelurkan berbagai macam mahakarya kitab tafsir Al-Qur'an. Bahasa yang digunakan pun beragam dari bahasa Melayu, bahasa Jawa, bahasa Sunda hingga bahasa Bugis.
Tingkat literasi Indonesia berada di ranking 62 di antara 70 negara, sangat rendah. Semestinya kita bisa meneladani Buya Hamka yang cinta membaca sejak dini, menulis buku best seller di usia 20 tahun dan menulis puluhan karya termasuk kitab tafsir Al-Qur'an yang dijadikan banyak rujukan.
Menurut Pengajar Filsafat Rocky Gerung, Hamka adalah simbol moral untuk mengevaluasi bangsa, Pemikiran, integritas dan karyanya yang bermuara dari tauhid menjadi cerminan untuk memperbaiki keadaan bangsa Indonesia hari ini.
Rektor INAIFAS Jember, Gus Rijal Mumazziq Z, M.HI mengatakan Indonesia tak hanya menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun di negeri ini, juga kaya sumber daya manusia yakni hidup ribuan ulama dengan kapasitas keilmuan yang tak bisa diremehkan.
Wartawan LANGIT7.ID Muhajirin berkesempatan mewawancarai Dosen Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah (Dalwa) Bangil, Dr (Cand) Ahmad Kholili Hasib, M.Ud, membahas tentang sejarah dan sepak terjang Habaib atau Alawiyyin di Nusantara. Terutama peran mereka dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Air.
Sebutan Habaib atau habib adalah sebutan antropologis untuk orang-orang Hadramaut yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Sayyidina Husein bin Ali. Asal mula keturunan Nabi Muhammad di Indonesia diawali migrasi keturunan Sayyidina Husein di Hadramaut dari jalur seorang ulama bernama al-Imam as-Sayyid 'Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir.