Kemenag membuka Kongres Rohis Nasional 2025 di Ancol. Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan peran Rohis sebagai wadah pembentukan karakter religius, toleran, dan berjiwa kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.
Rev. Yoshihori Shinohara menegaskan nilai Wasatiyyat dalam Islam memiliki kesamaan dengan falsafah harmoni dalam ajaran Buddha Jepang. Ia menyoroti pentingnya kerukunan dan tindakan nyata dalam menjaga perdamaian di tengah meningkatnya sikap eksklusif di masyarakat modern Jepang.
Siti Ma'rifah juga mengingatkan agar para da'i saat berdakwah tetap berpedoman pada Al-Qur'an dan sunnah serta memperhatikan etika dan budaya masyarakat Muslim.
Dubes RI untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menggagas sinergi baru antara PBNU dan Maroko dalam pendidikan, perdagangan, serta ekspor fosfat dan CPO. Kolaborasi ini memperkuat diplomasi Indonesia di Afrika Utara.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan agar seluruh media penyiaran menciptakan suasana kondusif selama Ramadhan. MUI menekankan pentingnya tayangan keagamaan yang menyejukkan, menghormati nilai ibadah puasa, dan menjauhi konten yang bertentangan dengan etika sosial serta nilai Islam.
Kementerian Kebudayaan RI menggelar forum IPACS 2025 di Kupang yang mempertemukan Menteri Fadli Zon dan Menteri Fiji Ifereimi Vasu. Kedua negara bahas peluang kerja sama budaya, warisan takbenda, hingga beasiswa seni untuk memperkuat diplomasi IndonesiaPasifik.
Bagi sebagian besar siswa, ini adalah maraton ujian berdurasi delapan jam tanpa jeda. Tes Suneung dimulai pukul 08.40 dan selesai sekira pukul 17.40. Demi menjaga kenyamanan peserta, selama ujian toko-toko tutup, penerbangan ditunda untuk mengurangi kebisingan.
Gus Elham Yahya adalah pendakwah asal Kediri, Jawa Timur. Ia merupakan anak dari pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas, Kediri yaitu KH Luqman Arifin Dhofir dan Ernisa Zulfa Al Hafidz.
Forum internasional IndonesiaPacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 resmi dibuka di Kupang, NTT. Acara ini mempertemukan 12 negara Pasifik untuk memperkuat diplomasi budaya, kolaborasi lintas-batas, dan jejaring kreatif berbasis kearifan lokal.
Datuk Dr. H. Mazlan bin Ahmad menegaskan bahwa keberlanjutan sejati bukan sekadar isu ekonomi dan lingkungan, melainkan berlandaskan Barakah keberkahan dari Tuhan. Ia menyerukan perubahan pola pikir Rahmatan lil Alamin, digitalisasi, dan semangat kewirausahaan sebagai tiga kunci menuju kemakmuran global yang berkeadilan dan spiritual.
Prof. Dr. H. Muhammad Amin Abdullah menegaskan pentingnya rekonstruksi pendidikan agama sebagai kunci perdamaian dunia di tengah krisis multidimensi. Ia menyoroti tiga kompetensi pentingpersonal, komparatif, dan kolaboratifyang harus dimiliki guru dan siswa agar pendidikan tak sekadar slogan, tapi benar-benar mencetak kedamaian.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut perilakh pendakwah asal Kediri, Elham Yahya Luqman atau Gus Yaya tidak mencerminkan akhlakul karimah serta bertentangan dengan ajaran Islam.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan dalam World Peace Forum ke-9 bahwa nilai Wasathiyah Islam dan budaya Tionghoa mengajarkan pentingnya hidup damai dan seimbang. Ia menyebut Jakarta sebagai cermin moderasi dan toleransi yang menjadi teladan bagi dunia.
World Peace Forum ke-9 di Jakarta menandai lahirnya Global Forum of Muslim Women (GFMW), organisasi internasional yang menghimpun perempuan Muslim dunia untuk memperkuat pemberdayaan, kepemimpinan, dan kontribusi global dalam membangun peradaban Islam modern.
Ketua Penasehat Muslimat Hidayatullah, Sabriati Aziz, menegaskan konsep wasathiyah sebagai gerakan pemberdayaan perempuan Muslim menuju peradaban damai dan harmonis. Dalam World Peace Forum ke-9 di Jakarta, ia menekankan peran strategis Muslimah dalam menghadirkan solusi dan keseimbangan global.
Ketua CDCC sekaligus Ketua Global Fulcrum of Wasathiyat Islam, Prof. Dr. Din Syamsuddin, mengumumkan rencana penyelenggaraan World Peace Forum Regional Asia di Timor Leste tahun depan. Forum ini akan memperkuat kerja sama lintas negara dan nilai Wasathiyat Islam dalam membangun perdamaian dunia.
Menag Nasaruddin Umar menilai nilai Wasathiyah Islam menjadi kunci menghadapi ancaman dehumanisasi era digital. Ia menegaskan pentingnya moral dan spiritual untuk mengarahkan kecerdasan buatan agar tetap berpihak pada kemanusiaan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmi membuka pameran Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 di Kupang. Acara bertema Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom ini menampilkan keindahan budaya Indonesia Timur dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kawasan Pasifik.