Kuliah sambil memperdalam ilmu agama Islam tentu merupakan pilihan menarik bagi para mahasiswa muslim. Apalagi di Kota yang kondusif untuk belajar seperti Kota Bandung. Dua hal tersebut bisa dilakukan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Bandung.
Pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Surabaya menginisiasi gerakan sosial peduli kawan mereka yang terdampak Covid-19. Tak tanggung-tanggung, dari gerakan itu mereka berhasil menghimpun lebih dari Rp 1 M donasi dan lebih dari 100 ton sembako.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz, meminta para santri di seluruh Indonesia menyiapkan diri menuju kejayaan Indonesia yang direncanakan terwujud di usia 100 tahun Indonesia merdeka yakni pada 2045.
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, menegaskan, para ulama memerdekakan bangsa Indonesia dari tangan penjajah dengan ilmu dan syariat Islam. Umat Islam terlebih para ulama, memiliki andil besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assunniyah (INAIFAS) Jember Gus Rijal Mumazziq Z, M.HI menegaskan bahwa hormat kepada bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sama sekali bukan perbuatan syirik. Justru hal itu adalah bentuk syukur kepada Allah SWT.
Perlawanan ulama dan santri terhadap penjajah sudah berlangsung berabad-abad, namun semakin mengkristal pasca Perang Dunia I. Di antaranya melalui pengorganisiran ide kemerdekaan, keislaman dan kebangsaan.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM), menyusul terbitnya Surat Instruksi Mendagri no 34 tahun 2021.
Para santri menanam 76 biji pala di kompleks pesantren sebagai manifestasi rasa syukur. Penyemaian itu juga memiliki landasan historis dan filosofisnya tersendiri.
Kondisi yang terbatas serta Pandemi Covid-19 tidak membatasi para santri dan guru dari Pesantren Hidayatush Sholihin Tuban untuk memperingati hari kemerdekaan dengan penuh khidmat.
Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Pengajian Ahad Pagi Bersama (PAPB) Palebon Semarang memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia dengan cara menyuguhkan 76 tumpeng, usai menggelar upacara pada Selasa (17/8) di sekolah.
Rais Aam Aliyah Jamiyah Ahlut Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyah (Jatman), Habib Muhammad Luthfi bin Hasyim bin Yahya, menegaskan, generasi muda saat ini harus mencontoh perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa.
Peran pesantren dan ulama tak diragukan lagi dalam memperjuangkan hingga mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. LANGIT7.ID berkesempatan mewawancarai Rektor INAIFAS Jember untuk menggali lebih dalam peran pesantren dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membuka pendaftaran program Beasiswa Cendekia Baznas Perguruan Tinggi Dalam Negeri (BCB PTDN) tahun 2021 yang diperuntukkan bagi kalangan keluarga tidak mampu.
Rektor Institut Agama Islam Al Falah Assunniyah Jember, Gus Rijal Mumazziq Z, mengatakan, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang tahan banting hingga saat ini dalam mewujudkan peradaban Islam di Indonesia.
Pesantren selain menjadi institusi pendidikan tertua di Nusantara, juga dikenal sebagai basis perjuangan melawan penjajah. Hal itu terjadi sebab pesantren amat mencintai tanah air.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menilai Daarul Mitsaq adalah wadah yang mengikat dalam NKRI dengan kesepakatan untuk membangun negeri ini.
Katib Syuriyah PBNU, KH Muhammad Afifudin Dimyathi, menjabarkan lima prinsip dasar dalam pendidikan Al-Quran yakni adab, metodologi, manajemen, prinsip waktu, dan guru atau pendidik.