Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 06 Maret 2026
home lifestyle muslim detail berita
Silaturahmi Lintas Negara

Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)

redaksi Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB
Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)
Riri Anggraheni dalam perjalanan spiritualnya ke Tanah Suci. Foto: dok pribadi.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Ras Al Khaimah menjadi bab berikutnya. Di apartemen kecil saya di Royal Breeze dengan balkon menghadap pantai, Ramadhan terasa lebih hangat dari yang saya bayangkan.

Teman-teman sekantor dari Indonesia sering datang membawa bahan masakan: sambal, tempe, rendang yang kami modifikasi dengan rasa Timur Tengah.

Kami memasak bersama, tertawa, dan berbuka dengan menu yang campur aduk—nasi putih berdampingan dengan hummus dan grilled lamb.

Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)


Baca juga: Ramadhan di Garis Bujur Berbeda - Dari Sahara hingga Sukhumvit (1)

Yang paling mengharukan: rekan kerja non-Muslim pun ikut bergabung. Mereka datang membawa dessert dan soda, atau sekadar ingin merasakan kebersamaan. Tidak ada sekat. Tidak ada ceramah. Hanya meja panjang, piring-piring penuh, dan cerita tentang rumah yang jauh.

Ramadan di UAE mengajarkan saya bahwa identitas bisa lentur. Bahwa menjadi Indonesia di Timur Tengah berarti membawa nilai gotong royong ke tanah yang berbeda.

Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)

Perjalanan karir saya selanjutnya adalah di Doha, Qatar. Mungkin terdengar mirip dengan Uni Emirat Arab namun di Doha, kebiasaan Ramadhan disini sebagai hotelier sekaligus marketeer biasanya diisi dengan berburu iftar tent di hotel-hotel yang menyajikan keunikan sajian dan hidangan.

Lampu-lampu kristal, live cooking station, dan kurma premium tersaji dalam kemewahan. Tapi di antara semua itu, yang paling saya ingat justru berjalan di Souq Waqif menjelang malam.

Di MIA Park, angin laut berembus pelan. Anak-anak berlari, pria tua berbincang sambil memegang tasbih. Kadang saya dan teman-teman berkendara hingga tengah malam ke Sealine Desert, duduk di atas pasir, memandangi langit yang sama seperti di Sahara—hanya berbeda koordinat.

Baca juga: Homestay Rohana, Simpul Hangat Persaudaraan Diaspora Indonesia di Penang

Ramadhan di Qatar terasa seperti pertemuan antara tradisi dan modernitas. Tenda mewah dan pasar tua berdiri berdampingan. Dan ada satu keistimewaan menjadi ekspatriat Middle East: Umroh terasa dekat. Visa mudah. Jeddah hanya beberapa jam.

Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)

Saya memutuskan umroh mandiri. Lagi-lagi solo traveler. Masjidil Haram saat Ramadhan bukan sekadar tempat ibadah. Ia seperti lautan manusia yang bergetar dalam satu frekuensi iman. Tarawih di sana—ribuan orang sujud bersamaan, suara imam menggema, udara penuh doa.

Dari Ras Al Khaimah ke Doha, Perjalanan Menjemput Hangatnya Ramadhan di Timur Tengah (2)

Saya menangis dalam sujud. Tanpa alasan dramatis. Hanya rasa kecil yang indah.

Saat sholat Eid, saya sudah bersiap sejak pukul 2 pagi agar bisa duduk dekat Ka’bah. Manusia berdatangan dari segala penjuru dunia. Bahasa berbeda, warna kulit berbeda, doa yang sama.

Di sana saya belajar: Ramadan bukan hanya ritual. Ia adalah persamaan manusia.

Penulis: Riri Anggraheni Eka Rimandasari (Hotelier & Digital Marketer di Bangkok, Thailand)

Baca juga: Opor Ayam dan Gotong Royong, Cara Diaspora Denver Menyulap Amerika Jadi Kampung Halaman



(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 06 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:07
Ashar
15:08
Maghrib
18:13
Isya
19:22
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)