Syibli bertanya, Dari siapa Anda belajar tenang seperti itu? Tsauri menjawab, Dari seekor kucing yang saya lihat menunggu di lubang tikus dengan kesabaran yang bahkan lebih daripada saya.
Nasrudin bercanda dengan mengatakan ia konsisten meski jelas tidak tepat untuk umur, yang selalu bertambah. Ini sindiran halus bahwa sebagian orang terlalu keras kepala pada prinsip yang salah.
Kadang, sesuatu yang kita cari tidak akan kembali jika terlalu menarik bagi orang lain. Dengan membuatnya tampak tidak berharga, orang lain menjadi tidak tergoda untuk memilikinya.
Di era kini, introspeksi, atau muhasabah, terasa semakin asing. Orang-orang dengan mudah menghitung untung-rugi di pasar saham, tapi gagal menghitung berapa banyak dusta yang mereka ucapkan hari ini.
Nasrudin mengajarkan bahwa kebijaksanaan sering kali bukan soal siapa paling keras bersikap, tapi siapa paling mengerti kapan harus berkata terbaik dan kapan harus berkata terburuk.
Tanpa kita sadari, setiap saat bisa saja seseorang atau bahkan kita sendiri meninggal, tanpa pemberitahuan. Nasrudin mengingatkan bahwa kita tak pernah tahu kapan waktunya, jadi sebaiknya selalu siap secara batin.
Khalifah Umar bin Khattab pernah berkata, Hisablah dirimu sebelum engkau dihisab. Bagi Al-Ghazali dan para wali sesudahnya, pernyataan ini bukan retorika moral, tetapi sebuah disiplin harian.
Badai sering membuat manusia ingat Tuhan, dan dalam ketakutan mereka mengucapkan janji-janji luhur. Namun begitu tenang datang, janji pun menguap seperti kabut pagi.
Terlalu sering mengingatkan orang lain akan hutang budinya justru membuatnya merasa terkekang, bukan bersyukur. Dalam tasawuf, memberi tanpa mengharap balasan adalah bentuk tertinggi dari keikhlasan.
Kadang mereka tampak aneh, bahkan mengganggu. Tapi siapa tahu, di balik tindakan mereka ada tujuan yang tidak kita lihat. Dunia ini sering menghakimi tempat, bentuk, atau cara.
Kadang, kebijaksanaan sejati adalah mengenali kebutuhan paling dasar manusiadan bertindak dengan tanggung jawab. Spiritualitas yang hanya tinggal di awan, tidak menyelamatkan mereka yang sedang tenggelam.