Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyesalkan pembongkaran tiang masjid Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen, Aceh. Pembongkaran oleh Satpol PP Aceh sangat melukai hati warga persyarikatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta para elit politik dapat bersikap arif, bijaksana, dan mementingkan masa depan bangsa dan negara di atas kepentingan individu dan kelompok.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, mengatakan, sampai saat ini belum ada pembahasan di Pengurus Muhammadiyah terkait pembangunan kantor di IKN.
Menurut Mu'ti, kelompok difabel sejatinya adalah orang yang setara dengan non difabel dalam hal potensi diri. Istilah difabel sendiri berasal dari dua kata, different ability, yang berarti memiliki kemampuan yang lain.
Institusi pendidikan semestinya bisa jadi ruang aman bagi peserta didik. Namun ironisnya tak sedikit institusi pendidikan justru jadi tempat peserta didik mendapatkan kekerasan. Prof. Dr. Abdul Mu'ti, menyoroti kekerasan di dunia pendidikan beberapa bulan terakhir.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Muti, mengatakan, pendidikan hati menjadi hal terpenting dalam ikhtiar membangun sumber daya manusia unggul. Banyak orang cerdas secara intelektual, namun akhlak dipertanyakan.
Kerap kata jahiliyah diartikan sebagai kebodohan, kuno, kehidupan yang amat sederhana, tidak bisa membaca, dan tidak mempunyai pengetahuan teknologi. Padahal sejatinya tidak sebatas demikian.
Peran pemuda muslim dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi muda dari akses internet negatif. Para generasi muda harus bekerja keras memenuhi ruang maya dengan konten-konten positif.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Muti, mengatakan, digitalisasi sebagai pertanda era digital tidak bisa dihindari. Namun harus disikapi dengan bijak agar membawa dampak positif.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Muti, menegaskan, pendidikan harus menyeimbangkan aspek jasmani dan rohani. Allah Taala menciptakan manusia yang utuh.
Menanggapi maraknya budaya pop Korea Selatan atau K-Pop digandrungi anak muda Indonesia, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti meminta pemerintah melakukan perbaikan pendidikan kebudayaan di Indonesia.