Dikisahkan, kedua cucu kesayangan Rasulullah itu pernah merayakan Hari Raya Idul Fitri tanpa berhias dengan baju baru. Kisah ini tercantum dalam dalam kitab Al-Amali, yang diriwayatkan oleh Ibn Syahr dari al-Ridha.
Terkhusus untuk Idul Fitri, bertakbir hanya sampai turunnya khatib. Sementara, Idul Adha berlangsung sampai tiga hari setelahnya yakni tanggal 10, hingga 13.
Suatu ketika Rasulullah pernah berkata, apabila malam terakhir bulan Ramadhan tiba, maka menangislah langit, bumi, dan para malaikat karena musibah menimpa umat Muhammad SAW.
Pada lebaran nanti, Pemprov DKI Jakarta menggelar Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah di JIS. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah pengecekan arah kiblat.
Mudik adalah tradisi yang dilakukan pada lebaran Idul Fitri di mana perantau pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat.
Semangat para sahabat dalam mencari malam Lailatul Qadar dikisahkan dalam sejumlah riwayat hadits. Salah satunya hadits riwayat Imam Bukhari, dari Abu Said Al-Khudri.
Nabi Muhammad Saw memberikan banyak contoh berinteraksi dengan orang tua. Seorang anak diwajibkan taat kepada orang tuannya selama tidak mengajaknya kesyirikan.
Orang tua diminta jangan melarang anak-anak untuk datang ke masjid. Mereka sejak dini harus mengenal baitullah agar nanti menjadi generasi pecinta masjid.
Upaya demonstrasi dalam kerangka menyatakan pendapat di hadapan pemimpin pernah dialami Rasulullah dan sahabatnya. Misalnya saat Umar bin Khattab menyatakan masuk Islam.
Mafud MD juga menjelaskan bahwa dasar negara Indonesia yakni Pancasila merupakan hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa dari berbagai latar belakang.
Cara berdagang Rasulullah harus ditiru oleh kaum muslim yang berkarier sebagai wirausaha. Salah satu teladan Nabi yakni beretika baik kepada para pelanggannya.