Salah satu masalah yang paling sering muncul di dalam pernikahan adalah masalah ekonomi atau keuangan. Menjadi wajar bila permasalahan ini muncul sepanjang pernikahan karena menjadi kebutuhan utama untuk operasional berumah tangga.
Sebagai penutup nasihat perkawinan, Adi Hidayat memberikan sebuah kisah perjalanan rumah tangga Rasulullah SAW dengan Siti Aisyah RA. Salah satunya, mengingatkan kedua pasangan tentang meningkatnya iman dan bergetarnya hati saat dibacakan nama Allah SWT.
Dalam hal ini, ulama berbeda pendapat tentang makna substansial dari ittihad al-majelis, ada yang mengatakan persyaratan ittihad al-majelis adalah kesinambungan waktu antara ijab dan kabul, bukan menyangkut kesatuan tempat. Asal waktunya sama sudah masuk persayaratan.
Banjir air mata, itulah kata yang paling tepat diungkapkan saat acara pengajian Ria Yunita atau yang akrab disapa Ria Ricis, menjelang akad nikahnya yang akan dilangsungkan pada Jumat, 12 November 2021.
Setelah berumah tangga, umumnya istri akan mengikuti suami untuk tinggal bersamanya. Namun, hal tersebut tak menutup kemungkinan orang tua atau saudara dari pihak suami ikut tinggal bersama, yang bukan mahram.
Maka banyak sekali umat Islam yang ingin menyempurnakan agamanya dengan menikah. Namun menikah ternyata bukan perkara mudah, karena ada dua kepribadian dan dua keluarga yang berbeda yang harus disatukan.
Banyak cerita yang menggambarkan ketidakakurann antara ibu mertua dengan menantu perempuan. Tak hanya ada di film atau sinetron saja, konflik ibu mertua dan mantu perempuan pun banyak ditemui din kehidupan nyata.
Segala tindakan Rasulullah selalu menjadi panutan umat muslim di dunia, termasuk dalam urusan berumah tangga. Banyak hal yang bisa dicontoh dari perlakukan Rasulullah terhadap istrinya, sesuai syariat Islam.
Hadirnya orang ketiga di tengah pasangan suami istri yang sah kerap dituding sebagai penyebab rusaknya rumah tangga. Tak hanya perempuan saja yang bisa jadi orang ketiga, laki-laki pun punya peluang yang menjadi perebut istri orang.
Mahathir Mohamad dan Siti Hasma Mohamad Ali yang menikah pada tahun 1956, masih saja menunjukkan keromantisannya. Meskipun usia pernikahannya sudah mencapai usia 65 tahun, namun pasangan suami istri ini tetap langgeng dan jauh dari gosip atau rumor jelek yang beredar.