Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.
Kalau dogma atau doktrin merupakan ciri pernyataan penting agama Kristen, maka Islam seperti Yudaisme, menemukan pengekspresian utamanya dalam hukum, tulis Esposito.
Tak seperti Banu Hasyim yang melahirkan Nabi Muhammad, atau Banu Umayyah yang kelak berkuasa, Banu Taim hidup di tepi sejarah. Tapi dari pinggiran itulah Abu Bakar meniti jalan sunyi menuju panggung sejarah Islam.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa dalam kehidupan, godaan dan tipu daya tidak selalu datang dalam rupa yang menakutkan. Kadang ia hadir dengan wajah kelaparan dan alasan yang mengiba.
Beliau tidak disebut dengan terang. Tapi sebagian umat meyakini tanda-tandanya ada. Bahwa nama Ahmadsebutan alternatif bagi Muhammad SAWtelah disebut-sebut dalam kitab-kitab suci sebelum Al-Quran.
John L. Esposito mengatakan syariah yang seringkali dipahami secara sempit sebagai hukum pidana keras, sesungguhnya adalah kerangka moral dan sosial yang menyeluruh.
Saat Eropa terperosok dalam abad-abad kegelapan, justru dunia Muslim menjelma sebagai pusat intelektual dunia. Yang menarik: kekuatan itu bukan lahir dari isolasi, tetapi dari keterbukaan.
Dalam dunia yang sibuk mengejar sehat secara fisik, Islam mengajukan satu istilah yang lebih luas: afiat. Kesehatan bukan sekadar bebas dari penyakit, tapi juga selamat dari tipu daya.
Quraish Shihab menyebut bahwa pendapat ulama terdahulu tentang kewajiban jilbab memang kuat, tetapi ruang diskusi dan tafsir tetap terbuka, terutama dalam konteks modern yang terus berubah.
Persepsi Al-Quran terhadap Kristen sering kali dianggap kurang memadai. Bahkan, dalam beberapa kasus, keliru. Namun bagi Watt, itu bukan cela teologis yang harus ditutup-tutupi.
Beberapa orang yang berpikiran sederhana telah memeriksa kuburan orang-orang kafir ini dan bertanya-tanya mengapa mereka tak bisa melihat ular-ular ini.
Perintah yang sederhana, kata Quraish,tetapi hingga hari ini, tafsirnya masih jadi medan silang pendapat ulama, menjadi bagian dari diskursus panjang tentang tubuh dan identitas perempuan Muslim.
Frekuensi dan waktu menjenguk orang sakit sangat bergantung pada kebiasaan, kondisi penjenguk, kondisi si sakit, dan seberapa jauh hubungan yang bersangkutan dengan si sakit.
Setiap anggota tubuh bisa rusak dan berhenti bekerja, tapi individualitas jiwa tak terganggu. Jasad yang Anda miliki sekarang tidak lagi berupa jasad sebagaimana yang Anda miliki pada waktu kecil.
Dalam masyarakat yang semakin kompleks, simbol visual seperti pakaian menjadi bahasa tanpa kata untuk menyampaikan siapa kita dan kepada siapa kita merasa berutang kesetiaan.
Nurcholish Madjid mengingatkan pentingnya supremasi hukum dalam masyarakat beradab. Sebuah refleksi yang makin relevan di tengah krisis keadilan hari ini.