Para ulama mengingatkan: syubhat bukan sekadar keraguan, tapi ranah moral yang menuntut keseimbangan antara kehati-hatian dan kemudahan. Berikut ini penjelasannya.
Islam menjunjung kesetaraan gender, namun tafsir patriarkis sering menempatkan perempuan di lapis kedua. Kini ulama perempuan bangkit menafsir ulang teks suci untuk melawan bias.
Bukan soal rendahnya intelektualitas perempuan, ayat tentang kesaksian justru menyoroti konteks sosial masa itu. Tafsir baru menyerukan ruang adil bagi perempuan di pengadilan.
Kudeta bukan sekadar manuver politik. Dalam syariat, ia menyangkut urusan darah, kekuasaan, dan maslahat umat. Apakah Islam membenarkannya atau mengharamkannya? Perdebatan ulama tak kunjung usai.
Larangan dalam Islam tidak satu warna. Ada yang mengoyak akidah, ada yang sekadar mengusik kesempurnaan amal. Fiqh prioritas hadir untuk menata ulang skala nilai yang kerap diabaikan.
Perdebatan rajam bagi pezina tetap menarik untuk dibahas. Hukuman lempar batu hingga mati ini disanjung fikih klasik, tapi benarkah ia pantas hidup di negeri Pancasila yang menjunjung HAM dan konstitusi modern?
Dalam praktik sehari-hari umat Islam, amalan lahiriah justru sering lebih bising: panjang jenggot, potongan celana, posisi tangan saat shalat. Soal hatiniat, ikhlas, taqwakalah gaung.
Islam tidak mengenal nasionalisme dalam arti sempit yang mengagungkan satu bangsa di atas yang lain karena umat Islam disatukan oleh aqidah, bukan ras atau wilayah.
Salah satu penyebab perbedaan adalah perbedaan informasi yang sampai ke masing-masing ulama. Tidak semua hadits atau ayat yang berkaitan dengan satu masalah diketahui secara menyeluruh oleh setiap mujtahid.
Kaum Muslimin senantiasa menantikan hadirnya sosok pembaharu, mujaddid, yang menghidupkan kembali roh Islam di tengah dekadensi dan kerancuan. Namun siapa sebenarnya yang pantas disebut sebagai mujaddid?
Di tengah meningkatnya gairah dakwah digital dan gencarnya penilaian keislaman seseorang di jagat maya, ada satu kaidah yang sering terabaikan: hukum asal seorang Muslim adalah selamat.