Anxiety perlu diwaspadai jika muncul tanpa sebab atau sulit dikendalikan. Sebab, itu bisa jadi disebabkan oleh gangguan kecemasan (anxiety disorder). Berikut solusi dari Ustadz Adi Hidayat.
Orang yang sehat mental akan terhindar dari rasa cemas, stres, dan depresi karena ia memiliki kemampuan adaptasi dan menyelesaikan masalah dengan baik.
Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, Iceu Amira DA, S.Sos., S.Kep., Ners., M.Kes mengatakan burnout merupakan sindrom psikologis yang disebabkan adanya rasa lelah yang luar biasa, baik secara fisik, maupun mental.
Perilaku ini biasanya terjadi karena terlalu mengikuti informasi ataupun eksistensi di media sosial, sehingga jika ia sedikit saja kehilangan informasi maka akan timbul rasa ketakutan, cemas dan lainnya di dalam diri mereka.
Hasil studi Personal Growth menyebutkan sebagian besar bidan mengalami gejala kecemasan, stres dan depresi dalam kategori ringan hingga parah di masa pandemi.
Jangan menakutkan mereka terkait Covid-19, apalagi mereka sudah di vaksin. Itu artinya supaya mereka bisa berekreasi dengan bebas, jadi jangan sampai anak-anak sehat fisik tetapi tidak sehat mental, katanya kepada Langit7, Rabu (16/2/2022).
Dalam beberapa kasus, gangguan cemas dan stres dapat memicu timbulnya keluhan psikosomatik. Umumnya, gangguan ditandai dengan keluhan sakit atau nyeri di bagian tubuh tertentu.
Pernahkah Anda merasa iri saat melihat keberhasilan orang lain? Atau kemudian berupaya untuk menjatuhkannya? Hati-hati, mungkin Anda tengah terjebak dalam kondisi crab mentality.
Kehilangan orang yang sangat dicintai menciptakan kesedihan yang mendapat bagi orang terdekat. Dokter Pakar Neuroparenting, dr Aisah Dahlan, membagikan tips untuk move on atau menghilangkan rasa sedih ketika berduka.