Kerja sama Kemenang dengan PBNU ini meliputi banyak bidang. Mulai dari persoalan keagamaan, keumatan, kerukunan umat beragama hingga sektor pendidikan.
Ustadz Adi Hidayat menekankan, proses belajar dalam Al-Qur'an sangat sempurna. Belajar merupakan salah karakter dasar yang melekat pada nilai-nilai kemanusiaan.
Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, menegaskan, zaman tiap hari mengalami perkembangan sekaligus persaingan di era revolusi industri 4.0 saat ini.
Pendidikan Islam di Kaukasus Utara terbentuk saat Islam masuk ke wilayah tersebut, terdiri dari maktab (sekolah dasar) dan madrasah (sekolah menengah).
Madrasah di Masjidil Haram ini memiliki kurikulum keren, karena memakai metode ulama klasik. Semua mata pelajaran berasal dari kitab para ulama, dan dihafal.
Ia mengajak para Kepala Madrasah agar mendorong Para tenaga pendidiknya untuk mempersiapkan SDM anak-anak peserta didik menjadi Sumber Daya Manusia unggul.
Kuttab pada abad pertama hijriyah merupakan prioritas yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah. Ia menjadi gerbang pintu menuju pengajaran yang lebih tinggi.
Ilmu harus didasarkan pada worldview atau ideologi. Ideologi bangsa ini adalah Pancasila. Sementara, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.
Ketua Umum Dewan Dawah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Pengasuh Pondok Pesantren At-Taqwa Ustadz Adian Husaini, mengingatkan, lembaga pendidikan tidak boleh dianggap sebagai pabrik yang hanya jadi alat untuk menghasilkan murid yang diibaratkan produk.
Pendidikan Islam memiliki karakteristik tersendiri. Karakter ini yang membuat pendidikan Islam paling unggul dibandingkan sistem pendidikan lain. Pakar Sirah Nabawiyah, Ustadz Asep Sobari, menjabarkan empat karakteristik pendidikan Islam.
Sex education dalam Islam dapat menangkal pergaulan bebas dan berbagai keburukan lain sebab mengajarkan anak memahami fitrah manusia, fitrah penghambaan, dan fitrah kehidupan sebagai makhluk yang diciptakan berpasang-pasangan.