Prof. Dr. Mohammed Ali Belaoo paparkan pentingnya imam berilmu dan perencanaan profesional dalam seminar internasional manajemen masjid di Masjid Salman ITB.
Prof. Hermawan Kresna Dipojono paparkan fungsi masjid Indonesia dalam seminar internasional di Salman ITB sebagai pusat ibadah, sosial, dan ekonomi umat Islam.
Di tengah meningkatnya gairah dakwah digital dan gencarnya penilaian keislaman seseorang di jagat maya, ada satu kaidah yang sering terabaikan: hukum asal seorang Muslim adalah selamat.
Dalam khazanah Islam klasik, Ijma' ditempatkan sebagai sumber hukum ketiga setelah Al-Quran dan Sunnah. Akan tetapi sebagaimana hukum itu sendiri, jalan menuju Ijma tak pernah sunyi dari perdebatan.
Ayat ini bukan sekadar ajakan retoris. Ia membentuk basis ontologis bagi pemahaman bahwa manusia, sejak penciptaannya, membawa potensi keberagamaan yang lurus yaitu tauhid.
Tafsir para ulama menjelaskan bahwa fitrah juga mencakup jasmani, akal, dan roh. Keinginan manusia terhadap lawan jenis, harta benda, keindahan duniawi adalah bagian dari fitrah.
Harun Al-Rasyid meski marah, tetap mengampuni Abu Nawas. Ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin besar adalah mereka yang mampu menerima teguran, walau dengan cara yang tak biasa.
Gaya Abu Nawas yang santai, jenaka, dan nyeleneh justru membuat orang lebih mudah menerima pelajaran hidup. Humor dalam kisah ini tidak menghapus hikmahjustru memperhalusnya agar sampai ke hati.
Kitab suci ini bukan sekadar kumpulan pujian atau kutukan, melainkan sebuah potret eksistensial manusia dalam kedudukannya yang paling paradoksal: makhluk paling mulia sekaligus paling durhaka.
Peringatan keras itu bukan tanpa sebab. Nabi melihat kecenderungan sebagian orang menumpuk amal dalam tempo singkatpenuh gairah di awal, lalu bosan dan berhenti di tengah jalan.
Dalam kerangka itu, perdebatan tentang Adam dan evolusi menjadi sampingan. Tujuan utamanya adalah: bagaimana manusia menyadari siapa dirinya, dari mana ia datang, dan ke mana ia kembali.
Ketika yang remeh dielu-elukan dan yang pokok diabaikan, saatnya kita kembali membuka Al-Quran dan menakar ulang apa yang sesungguhnya paling dikehendaki agama.
Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) bekerja sama dengan operator parkir, Parkin, menyediakan 2.100 tempat parkir gratis di 59 lokasi masjid di kota tersebut.
Alih-alih marah atau memberontak, Abu Nawas melawan kebijakan raja dengan cara lucu tapi tepat sasaran. Tawa rakyat menjadi cara untuk membalik ketegangan menjadi kekuatan moral.
Berpikir tentang langit dan bumi bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan bentuk zikir yang menyatu dengan amal. Zikir tanpa pikir bisa menjadi kering, sementara pikir tanpa zikir bisa kehilangan arah, tulis Quraish.
Pengenalan terhadap manusia tidak bisa hanya melalui pendekatan biologi, psikologi, atau filsafat saja. Harus ada ruang untuk wahyu, sebagai sumber pengetahuan yang mengarahkan manusia pada hakikat tertingginya.
Ketika lembaga pendidikan Islam sibuk menghafal perdebatan klasik dan melupakan tantangan kekinian, umat hanya dijejali hafalan tanpa arah. Seruan Yusuf al-Qardhawi tentang Fiqh Prioritas semakin relevan.
Abu Nawas, dengan jenakanya, mengingatkan bahwa jalan menuju surga tak bisa ditempuh tanpa melewati pintu-nya: kematian, dan hari kiamat yang telah ditentukan Allah.
Allah menyatakan bahwa penciptaan langit dan bumi bukan tanpa tujuan. Alam ada bukan semata untuk ditaklukkan atau dieksploitasi, tapi untuk dijaga dan disyukuri.