Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Fitnah Terberat yang Dialami Rasulullah, Berhadapan dengan Orang Munafik

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 17 November 2022 - 18:00 WIB
Fitnah Terberat yang Dialami Rasulullah, Berhadapan dengan Orang Munafik
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sepanjang sejarah hidup Rasulullah beberapa kali mengalami fitnah. Tudingan negatif yang diterima karena masyarakat saat itu terusik dan menggagalkan dakwah Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.

Bahkan, pendakwah Ustaz Abdurrahman Al Habsyi menyebut ini dapat dikatakan sebagai fitnah terberat Rasulullah SAW.

Adapun fitnah itu ketika Rasulullah SAW harus bersinggungan dengan para tokoh munafik di Madinah. Kala itu mereka menyatakan keimanannya di hadapan Rasulullah tetapi di belakangnya, mereka melakukan konspirasi-konspirasi jahat.

Baca juga: Cara Seorang Muslim Hadapi Fitnah, Pertebal Iman dan Perkuat Amal

Mereka juga sering bersepakat dengan pihak-pihak musuh hingga akhirnya Allah SWT mengabarkan kepada Rasul tentang karakteristik orang-orang munafik tersebut, melalui surat Al-Munafiqun yang terdiri dari 11 ayat.

"Agak kesulitan awal-awalnya Nabi menghadapi orang-orang munafik tersebut karena mereka menyatakan keislaman, mereka bersyahadat, ikut salat bersama Rasul dan sahabatnya. Tetapi di lain kesempatan mereka ternyata menjadi musuh dalam selimut. Inilah fitnah terberat yang dialami oleh Rasulullah SAW," ujar Ustaz Rahman kepada Langit7, Kamis (17/11/2022).

"Dan ternyata hal tersebut berkesinambungan hingga saat ini. Ujian terberat kaum muslimin saat ini adalah ketika kita berhadapan dengan saudara kita sesama kaum muslimin," lanjut dia.

Lantas, bagaimana Rasulullah SAW mengatasi hal demikian?

Ustaz Rahman menjelaskan, Rasulullah SAW mengatasi fitnah yang dialami dengan cara mengabarkan kepada para sahabat untuk mewaspadai mereka. Sebab dalam Islam kaum muslimin tidak diperintahkan untuk memerangi orang-orang munafik.

Baca juga: Tafsir Al-Baqarah Ayat 217: Makna Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Sebab, orang-orang munafik itu juga bersyahadat, melaksanakan salat dan lainnya. Allah SWT menjelaskan dalam surat An-Nisa ayat 142,

اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْۚ وَاِذَا قَامُوْٓا اِلَى

الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰىۙ يُرَاۤءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا

قَلِيْلًاۖ

Artinya, "Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali." (QS. An-Nisa: 142).

Padahal sejatinya mereka sendiri yang tertipu dan Allah menjelaskan tentang tiga karakter mereka dalam surat tersebut.

"Pertama, mereka salat, tetapi tipologinya salat sambil malas-malasan. Tidak serius, dan tidak fokus. Kedua, mereka banyak melakukan kebaikan, sedekah, dan berbagi. Tetapi perilaku amal saleh yang mereka kerjakan nuansanya ingin dilihat, dipuji, dan disanjung. Jadi penuh dengan kepalsuan, kemudian penuh dengan pencitraan," ucapnya.

Baca juga: Hati-Hati, Berbohong Ternyata Mengakibatkan Penyakit

"Ketiga, mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit. Jadi mereka juga berzikir, tetapi zikir mereka cuma sedikit tidak sama dengan hamba-hamba Allah yang beriman yang setiap saat berusaha untuk merangkai ingatannya kepada Allah SWT," imbuh Ustaz

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)