Akal sehat seharusnya bisa membedakan antara pembangunan dan perusakan. Tapi dalam praktiknya, jargon pembangunan sering jadi selubung kerusakan yang dilegalkan.
Bagi sebagian umat Islam yang berada di jalur tasawuf, menari bukan sekadar ekspresi seni atau budaya, melainkan jalan menuju ekstase spiritual fan tempat jiwa melebur dalam kehadiran Ilahi.
Sempit dan lapang itu bukan soal ukuran rumah, melainkan soal kelapangan hati. Ketika syukur telah masuk ke dalam jiwa, maka ruang hidup pun akan terasa lega.
Abu Nawas tidak melawan kekuasaan dengan kekerasan, melainkan dengan kecerdasan. Ia menyampaikan kritik tajam terhadap ketidakadilandalam hal ini praktik perbudakandengan cara yang jenaka namun mengena.
Sayangnya, istilah tajdd kerap disalahpahami. Sebagian menyamakannya dengan liberalisasi ajaran, bahkan melemahkan fondasi agama atas nama kontekstualisasi.
Kaum Muslimin senantiasa menantikan hadirnya sosok pembaharu, mujaddid, yang menghidupkan kembali roh Islam di tengah dekadensi dan kerancuan. Namun siapa sebenarnya yang pantas disebut sebagai mujaddid?
Prof. Dr. Mohammed Ali Belaoo paparkan pentingnya imam berilmu dan perencanaan profesional dalam seminar internasional manajemen masjid di Masjid Salman ITB.
Prof. Hermawan Kresna Dipojono paparkan fungsi masjid Indonesia dalam seminar internasional di Salman ITB sebagai pusat ibadah, sosial, dan ekonomi umat Islam.
Di tengah meningkatnya gairah dakwah digital dan gencarnya penilaian keislaman seseorang di jagat maya, ada satu kaidah yang sering terabaikan: hukum asal seorang Muslim adalah selamat.
Dalam khazanah Islam klasik, Ijma' ditempatkan sebagai sumber hukum ketiga setelah Al-Quran dan Sunnah. Akan tetapi sebagaimana hukum itu sendiri, jalan menuju Ijma tak pernah sunyi dari perdebatan.
Ayat ini bukan sekadar ajakan retoris. Ia membentuk basis ontologis bagi pemahaman bahwa manusia, sejak penciptaannya, membawa potensi keberagamaan yang lurus yaitu tauhid.
Tafsir para ulama menjelaskan bahwa fitrah juga mencakup jasmani, akal, dan roh. Keinginan manusia terhadap lawan jenis, harta benda, keindahan duniawi adalah bagian dari fitrah.
Harun Al-Rasyid meski marah, tetap mengampuni Abu Nawas. Ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin besar adalah mereka yang mampu menerima teguran, walau dengan cara yang tak biasa.
Gaya Abu Nawas yang santai, jenaka, dan nyeleneh justru membuat orang lebih mudah menerima pelajaran hidup. Humor dalam kisah ini tidak menghapus hikmahjustru memperhalusnya agar sampai ke hati.
Kitab suci ini bukan sekadar kumpulan pujian atau kutukan, melainkan sebuah potret eksistensial manusia dalam kedudukannya yang paling paradoksal: makhluk paling mulia sekaligus paling durhaka.
Peringatan keras itu bukan tanpa sebab. Nabi melihat kecenderungan sebagian orang menumpuk amal dalam tempo singkatpenuh gairah di awal, lalu bosan dan berhenti di tengah jalan.
Dalam kerangka itu, perdebatan tentang Adam dan evolusi menjadi sampingan. Tujuan utamanya adalah: bagaimana manusia menyadari siapa dirinya, dari mana ia datang, dan ke mana ia kembali.
Ketika yang remeh dielu-elukan dan yang pokok diabaikan, saatnya kita kembali membuka Al-Quran dan menakar ulang apa yang sesungguhnya paling dikehendaki agama.
Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) bekerja sama dengan operator parkir, Parkin, menyediakan 2.100 tempat parkir gratis di 59 lokasi masjid di kota tersebut.