Cerita itu berakhir tragis. Pemuda murid Junaid itu, yang berusaha keras menahan diri bertahun-tahun, akhirnya pada suatu hari tak lagi sanggup membendung emosinya.
Di hadapan makalah Hans Kng, teolog Katolik progresif asal Swiss yang mendambakan kedamaian lintas agama, Nasr tidak menawarkan diplomasi. Ia mengajukan kritik tajam terhadap asumsi-asumsi Barat dalam melihat Islam.
Di tengah perdebatan modern soal kesetaraan gender dan peran domestik dalam keluarga, Islam sejak awal telah menetapkan satu hal yang fundamental: suami adalah pemimpin dalam rumah tangga.
Ada paradoks dalam sejarah intelektual Islam: ajaran tauhid yang menjadi napas utama risalah kenabian justru baru menjadi ilmu setelah Nabi Muhammad wafat.
Khalifah Umar bin Khattab pernah berkata, Hisablah dirimu sebelum engkau dihisab. Bagi Al-Ghazali dan para wali sesudahnya, pernyataan ini bukan retorika moral, tetapi sebuah disiplin harian.
Badai sering membuat manusia ingat Tuhan, dan dalam ketakutan mereka mengucapkan janji-janji luhur. Namun begitu tenang datang, janji pun menguap seperti kabut pagi.
Di tengah suasana transisi sosial dan politik, Rasulullah SAW mendapat satu kabar yang menggetarkan batinnya: putri kesayangannya, Fatimah, telah dilamar.
Dalam babak baru sejarah modern, ketika umat manusia berlari dengan kecepatan teknologi dan terpesona oleh pertumbuhan ekonomi, satu pertanyaan mendasar pelan-pelan terhapus dari ruang publik: Apa arti hidup?
Pernikahan dalam Islam, bukanlah sekadar kontrak antara dua pihak. Ia adalah mitsaqan ghalizaikatan kuat dan seriusyang melibatkan bukan hanya calon suami dan istri, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan Tuhan
Terlalu sering mengingatkan orang lain akan hutang budinya justru membuatnya merasa terkekang, bukan bersyukur. Dalam tasawuf, memberi tanpa mengharap balasan adalah bentuk tertinggi dari keikhlasan.
Dalam dunia yang dipenuhi retorika tentang perdamaian, toleransi, dan non-intervensi, pembicaraan tentang imperialisme Islam seolah terdengar kontras, bahkan provokatif.
Kadang mereka tampak aneh, bahkan mengganggu. Tapi siapa tahu, di balik tindakan mereka ada tujuan yang tidak kita lihat. Dunia ini sering menghakimi tempat, bentuk, atau cara.
Di sinilah letak keunikan Islam sebagai agama yang menyatukan, bukan memisahkan yang menyelaraskan dunia dan akhirat, bukan mengadu keduanya dalam konflik yang tak berkesudahan.
Debat tentang poligami tak pernah padam di ruang publik Indonesia. Antara yang membela atas nama sunah dan yang menolak atas nama keadilan, perdebatan ini terus bergerak di antara teks dan konteks.
Bagi Asad, Islam menegaskan bahwa manusia tidak harus menunggu akhirat untuk menjadi sempurna. Kesempurnaan itu bukan mutlak, bukan tanpa cela, bukan pencapaian ilahi.
Sebanyak 136 kali namanya disebut dalam Kitab Suci Al-Quran, terbanyak dibanding nabi-nabi lain. Kisahnya bukan sekadar sejarah, tapi pancaran spiritual yang tetap menyala bagi umat Islam hari ini.
Betapa Al-Quran bersikap tegas terhadap larangan menikahi orang-orang musyrik. Dalam Surat Al-Baqarah (2): 221 ditegaskan, Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman.
Tidak setiap hal di dunia bisa diukur dengan logika tunggal atau prinsip yang kaku. Dalam hidup, apa yang bijak di satu keadaan bisa menjadi bodoh di keadaan lain.